Warga Geger, Ditemukan Bayi Hanyut di Sungai Peneguk

MataramNews – Nasib bayi malang yang ditemukan warga di sungai Dusun Peneguk, Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata, Loteng menggegerkan warga sekitar, bahkan terlihat di lokasi penemuan warga mendatangi tempat tersebut dan langsung membawa bayi malang yang sudah tak bernyawa tersebut ke rumah salah satu warga.

Salah satu saksi H. Safi’in menceritakan, ada salah satu anak kecil yang melihat bayi itu sedang terapung disungai dan langsung mengambilnya untuk di bawa ke pinggir sungai, bayi tersebut ditemukan (28/9/2011) sekitar pukul 16.00 wita, melihat hal itu, anak tersebut memberitahukan kepada warga yang dekat dengan sungai. Dan saat itulah warga datang melihat bayi malang yang sudah berada dipinggir sungai. “Pada saat di bawa, bayi itu langsung kita taruh di berugak dan warga yang lainnya ingin melihat secara langsung, sedangkan kami belum mengetahui jenis kelamin bayinya, apakah laki atau perempuan. Dan temuan ini langsung kami laporkan kepada pihak Polsek Pringgarata,” jelasnya.

{xtypo_info}FOTO: Warga saat melakukan pemakaman terhadap korban bayi yang ditemukan hanyut di sungai{xtypo_info}

“Tak lama setelah dilaporkan, pihak kepolisian Pringgarata langsung membawa bayi tersebut untuk proses selanjutnya ke Puskesmas Menemeng. Setelah bayi malang tersebut di visum, pada saat itu juga pihak dokter belum bisa menyampaikan apa hasil visum yang telah dilakukannya. “Kami belum bisa memberikan keterangan terkait hasil visum yang kami lakukan”, ungkap petugas jaga puskesmas Menemeng.

Kapolsek Pringgarata IPTU Maskur, S.Sos pada saat dimintai keterangannya di Puskesmas yang melihat langsung pada saat visum dilakukan mengatakan, kami akan langsung proses kejadian ini dan melacak sampai ditemukan pelaku yang membuang bayinya, namun kami akui juga bahwa tempat kejadiannya disungai, jadi agak sulit untuk memulai dari mana, karena bayi tersebut terbawa arus sungai.

“Kami mengharapkan partisipasi masyarakat untuk kita bersama-sama mengungkapnya, jika ada informasi terkait masalah ini, kami harap masyarakat untuk menginformasikan kepada kami. Sedangkan masyarakat yang menemukan dan melaporkan sudah kita mintai keterangannya dan kita jadikan sebagai saksi sekaligus pelapor,” ungkapnya.

Setelah diadakan rembug bersama Kapolsek, Pjs Kades Menemeng Sehalil, tokoh agama H. Ihsan dan masyarakat Desa Menemeng, ahirnya bayi tersebut dimakamkan di Dusun Peresak Desa Menemeng yang dihadiri oleh masyarakat sekitar. (Laporan: Zam | Lombok Tengah)