Soal Sampah, DPR Minta Pemkab Loteng Segera Menyikapi

MATARAMnews (Loteng) – Persoalan sampah di Loteng mendapat sorotan keras dari Wakil Ketua DPRD Loteng. Pasalnya, dampak yang diakibatkan terhadap kesehatan masayarakat sudah mulai terasa.

 

{xtypo_info} FOTO: H. Pahrurrozi, Wakil Ketua DPRD Loteng {/xtypo_info}

Dikatakan H. Pahrurrozi, Wakil Ketua DPRD Loteng, masalah sampah yang ada di Loteng, khsusunya di kota Praya, harus segera mendapat penanganan cepat Pemkab Loteng, karena sudah berdampak keberbagai persoalan, seperti kesehatan masyarakat, petugas kebersihan harus diberdayakan dengan maksimal.

“Saya khawatir, jika petugas ini tidak diberdayakan dengan maksimal, disamping sampah-sampah ini akan berakibat dampak penyakit, juga akan membuat kita malu pada tamu luar yang datang ke kota praya,” ungkapnya.

Persolan sampah di Loteng hingga kini belum bisa tertangani dengan baik, “jangan sampai  prsoalan ini diabaikan yang nantinya akan menambah persoalan yang ada. Apalagi dengan adanya BIL, dan Loteng sebagai tujuan wisata utama di Lombok, tentunya persoalan sampah harus ditangani dengan serius, sehingga tidak menimbulkan masalah,” ungkapnya.

Dijelaskan juga, dalam menangani persoalan sampah ini, Pemkab Loteng harus mengantisipasinya dengan berbagai terobosan-terobosan, seperti para pekerja yang di anggap tenaga honorer harus diberikan haknya.

Harapan dari DPRD Loteng, ada dua pilihan yaitu kalau memang mereka yang bekerja tidak tenaga teknis maka pemerintah harus lebih awal menetapkan sebuah kebijakan, misalnya secara outsorsing. “Inilah yang menjadi persolan di Loteng dan kenapa ini terjadi, karena cara memahami PP 48 hanya berkutat di situ saja, tapi kalaupun ada keputusan dari pemerintah harus segera outsorsing, begitu juga dengan persoalan yang lainnya.

Hal ini oleh Pemkab Loteng harus segera mengambil sebuah kebijakan. “Jika hal ini melalui kebijakan, usulkan outsorsing kepada kami di DPRD, sehingga para pekerja tersebut bukan hanya bekerja sekedar pengabdian, jadi harapan kami dari DPRD Loteng, Pemkab harus mencari terobosan-terobosan setiap persolan yang timbul di Loteng,” ujarnya.

(Laporan : Zam | Loteng)