Kegiatan Polres Mataram gelar pengobatan gratis

Lobar, MATARAMnews – Kepolisian Resort (Polres) Mataram gelar Bhakti Sosial pengobatan gratis di Dusun Medas, Bentaur Timur, Desa Taman Sari, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Jumat pagi(16/11/2012). Pengobatan gratis yang melibatkan Biddokes Polda NTB dan DitBinmas Polda NTB, merupakan salah satu program yang dilakukan oleh pihak Polres Mataram untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut juga mendapat respon positif dari masyarakat yang ada di Dusun paling ujung di Desa Taman Sari. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat yang datang kelokasi pengobatan gratis tersebut, mereka datang untuk mengobati berbagai macam penyakit yang selama ini diderita masyarakat.

Dusun yang dijadikan sebagai lokasi pengobatan gratis tersebut terbilang sangat terpencil, bagaimana tidak, masyarakat yang ingin mendapatkan pengobatan harus rela menempuh jarak sekitar 4 kilo menuju Puskesmas yang ada di Gunungsari. Ditambah lagi, moda transportasi menuju dusun tersebut hanya satu-satunya kendaraan roda dua (sepeda motor).

Pada kegiatan pengobatan gratis tersebut, selain dihadiri langsung oleh Kapolres, para Kapolsek-kapolsek, Kasat-kasat, Kades dan Camat Gunungsari juga para personil Kepolisian dari Polres Mataram yang akan naik pangkat pada Januari 2013 mendatang.

Mereka menuju dusun yang berada di daerah dataran tinggi tersebut menggunakan sepeda. Kapolres Mataram, AKBP. Kurnianto Purwoko, mengatakan bahwa kegiatan bhakti sosial kesehatan ini meruapakan salah satu program pendekatan pada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini didukung oleh personil dari Polres Mataram yang akan naik pangkat Januari besok. Bahkan kegiatan serupa ini berencana akan digelar lagi mengingat antusiasme dari masyarakat.

“Selain pengobatan gratis juga ada bantuan perlengkapam sekolah kepada masyarakat oleh personil Polres Mataram UKP TMT 1 januari 2013,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) setempat menyambut baik dengan adanya kegiatan tersebut. “kami merasa sangat senang kalau bisa dilakukan secara intensif,” ucap Kades Taman Sari, Hj Nurhidayah.

Menurutnya, dari 11 dusun yang masuk dalam wilayah Desa Taman Sari, Dusun Medas Bentaur Timur merupakan dusun terujung dan jauh dari sarana kesehatan. “kegiatan seperti ini baru pertama kali dirasakan oleh kurang lebih 300 Kepala Keluarga (KK),” jelasnya.

Sementara, menurut seorang warga bernama Amaq Mahmud, mengatakan bahwa ia sangat mendukung kegiatan pengobatan ini. “Pak Kapolres jangan sekali ini saja, tapi secara rutin, kami jauh dari sarana kesehatan,” harapnya.