MATARAMnews (KLU) – Berbagai macam buku yang dipamerkan Perpustakaan dan Aset Daerah diserbu siswa dan siswi sekolah menengah dan atas yang ada di Kabupaten Lombok Utara (KLU), seperti sekolah SD/MI, SMP/Tsanawiah, SMA, SMK dan Madrasah Aliah (MA). Sebagian juga dari mahasiswa dan masyarakat umum yang gemar membaca.

{xtypo_info} FOTO : Suasana pengunjung di stan Perpustakaan dan Arsip Daearah KLU yang di selenggarakan di lapangan umum Gondang malam ke dua Kamis (3/11/2011) {/xtypo_info}

Pameran pembangunan dan investasi yang di selenggarakan Pemkab KLU di Gondang, untuk pameran buku ini, sebelumnya juga sudah diselenggarakan oleh Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Nusa Tenggara Barat, pada tanggal 22 hingga 29 oktober lalu yang di pusatkan di KLU.

Pameran itu dilaksanakan di Gedung Serbaguna yang lokasinya bersebelahan dengan lapangan umum Gondang. Karena baru saja usai dilaksanakan kegiatan serupa, lalu menyusul pameran Pembangunan dan investasi, sehingga menjadi keraguan salah satu peserta dari Perpustakaan KLU.

Hal ini disampaikan Kasi Pelayanan Perpustakaan dan Arsip Daerah KLU, Datu Tresna Bakti SPd, saat di temui wartawan, kamis (3/11/2011) malam. Kenyataan ini lanjut Datu Tresna, lebih ramai lagi jumlah pengunjungnya dibandingkan dengan pameran buku yang diselenggarakan Pemprov NTB.

Bukti lain, terjualnya 60 paket buku pada malam pertama pameran, sementara malam ke dua juga lebih dari itu. Ditanya soal harga per buku, Datu Tresna mengatakan relatif, berkisar Rp 9 ribu hingga Rp 45 ribu. “Pembeli juga mendapatka diskon 20 persen dari harga yang ada,” kata Datu Teresna.

Ini menandakan bahwa masyarakat KLU sudah mulai menunjukkan peningkatan budaya membaca, untuk menambah ilmu keterampila dan  wawasan dalam rangka menghadapi era globalisasi yang semakin maju.

“Tantanagan kita adalah bagaimana upaya pemerintah untuk menyediakan gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah yang sampai saat ini belum dimiliki dan ini merupakan suatu hal yang sangat penting dan mendesak,” katanya.

(Laporan : Ang | KLU)