Niken : NTB Siap dengan Penata Rias Pengantin Sasak Baku Berkompeten

Ketua TP. PKK NTB, Hj. Niken Zulkieflimansyah (jilbab hijau) menghadiri Rapat Evaluasi dan Koordinasi Program BAZNAZ-BASNO (Buang Air Sembarangan Nol) Tahun 2018-2019, yang berlokasi di Lesehan Green Asri. Mataram, Rabu (16/1/2019).
MN, MATARAM –Ketua TP PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah, meninjau langsung pelaksanaan uji kompetensi tata rias penganten sasak baku di Gedung BPPAUD. “Setelah pelaksanaan uji kompetensi, suatu saat, dimanapun dibutuhkan kita sebagai masyarakat sasak sudah siap menghadirkan penata rias penganten sasak baku yang kompeten,” kata Niken, di Gedung BPPAUD Jalan Pendidikan Mataram, Minggu (13/1/2019). Istri Gubernur Zulkieflimansyah ini menyampaikan kebanggaan dan apresiasinya terhadap penyelenggara dan peserta uji kompetensi. “Ini adalah kegiatan yang sangat positif yang memberikan kesempatan sangat baik kepada remaja, khususnya kaum prempuan di NTB untuk memiliki sertifikat kompetensi dalam tata rias penganten sasak baku,” ujarnya. Uji sertifikasi dan kompetensi ini, menurut Niken sebagai bukti kapasitas dan kompetensi penata rias dalam tata rias penganten sasak baku. Untuk itu, ia berpesan kepada para peserta untuk ikuti seluruh kegiatan dengam baik agar hasilnya maksimal. Ia berharap semoga uji kompetensi tersebut akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat dan bisa dilaksanakan juga di pulau Sumbawa. “Saudara-saudara harus terus belajar dan terus meningkatkan kemampuan dalam bidang ini. Marilah kita ajak kaum perempuan yang lain, utamanya remaja untuk ikut pelatihan dan selanjutnya mengikuti proses uji kompetensi sebagaimana hari ini, agar perempuan nusa tenggara barat semuanya berdaya saing,” harap Niken. Perempuan di NTB memiliki jumlah yang lebih besar. Untuk itu, Niken mengajak perempuan di NTB untuk memiliki daya saing, memiliki kemampuan dan keterampilan diri dalam bidang apapun. “Kita kaum perempuan akan sulit untuk mengejar ketertinggalan kita, jika kita hanya berpangku tangan dalam keterbelakangan. Kita harus memiliki komitmen yang tinggi untuk mau maju, agar bisa menyumbangkan daya upaya itu untuk kemajuan masyarakat di nusa tenggara barat,” tandasnya. Dalam kesempatan yang sama, Hj. Titik Suharto selaku ketua tim uji kompetisi, menyampaikan bahwa pelaksanaan uji kompetensi tata rias penganten sasak baku kali ini, diikuti oleh 200 orang peserta yang didaftarkan dari seluruh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) kabupaten kota se Pulau lombok, yang diselenggarakan oleh Tempat Uji Kompetensi (T.U.K) Endah salon. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melihat kemampuan tata rias pengantin sasak baku, sehingga diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru di nusa tenggara barat. “Kegitan ini bersifat kontinyu yang telah dilaksanakan selama 10 tahun,” ujarnya. –(hs-ntb/mn-07)
Bagikan :