Stan Pameran DKPPK Terlengkap dan Paling Ramai Pengunnjung

MATARAMnews (KLU) – Pameran pembanguanan dan investasi 2011 yang di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Lombok Utaral (KLU) di lapangan umum Gondang, di banjiri warga. Beberapa stan dari masing-masing SKPD, Kecamatan dan masyarakat umum disibukkan dengan ramainya pengunjung mulai dari berbelanja hingga sekedar melihat berbagai prodak unggulan serta potensi daerah yang di pamerkan selama 4 hari 4 malam.

{xtypo_info} FOTO : Bupati KLU, H Djohan Sjamsu, SH, Ibu Galuh Nurdiah Djohan Sjamsu yang di dapingi Asisten II, Hj Marniati, SH.MM, Kepala Bappeda, Ir H Nanang Matalata, Kadis dan Kabit Pertanian, Ir Hermanto dan Hadari SP {/xtypo_info}

Salah satu stan yang paling lengkap adalah stan Dinas Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan dan Perikanan (DKKPPK) KLU yang memamerkan berbagai jenis hasil bumi, peternakan hingga susu kambing Ettawa yang merupakan salah satu ikon dinas terkait.

Hal ini terlihat dari kekompakan para staf dari masing-masing yang sejak dua hari sebelum dibukanya pelaksanaan pameran sudah nampak kesibukan dalam mempersiapkan segala perlengkapan. Tidak heran kalau stan yang paling luas ini menjadi perhatian pengunjung. Ini juga terbukti dengan data dalam buku pengunjung yang berjumlah ratusan orang pengunjung membubuhkan alamat serta tanda tangan. Ramainya pengunjung yang datang ke lokasi pameran bukan saja di siang hari, namun di malam hari pun lebih ramai karena dari masing-masing SKPD juga menayangkan berbagai kegiatan melalui video. Demikian halnya dengan Kantor Lingkungan Hidup, Bappeda, Dikes, PLN, dan lainnya.

Berbeda dengan stan Pepaosan yang menampilkan berbagai jenis kerajinan dan buku panduan cara merancang limbah kayu maupun kulit kerang dalam bentuk burung, alat-alat kantor, asbak dan lainnya. Salah satu penjaga stan Pepaosan, Datu Setiadi dengan semangat menjelaskan tata cara merancang limbah dan kulit kerang tersebut melalui pengeras suara dan video.

Datu Setiawadi mengakui kalau prodak yang di sediakan pada stan Pepaosan itu merupakan karya Raden Kastawadi asal Karang Raden Tanjung. Stan Pepaosan ini hampir tidak mampu menampung warga yang berjejal untuk melihat hasil karya Kastawadi pada malam pertama pembukaan pameran.

Untuk stan Kecamatan yang paling ramai di kunjungi adalah stan Kecamatan Gangga dan Bayan. Sementara stan-stan SKPD termasuk stan perhotelan yang turut serta meramaikan pameran tidak ketinggalan di kunjungi warga.

(Laporan : Ang | KLU)

Bagikan :