Motor Milik Mahasiswa Raib di Kos-Kosan

ilustrasi

MATARAMnews (Loteng) – Maraknya aksi curanmor hingga meresahkan warga desa dan mahasiswa yang kos di desa Bagu Kecamatan Pringgarata. Pasalnya, dalam minggu terakhir sering terjadi pencurian speda motor (Curanmor).

Seperti yang terjadi di dusun Mesaleng Desa Bagu, dua motor raib di rumah salah satu warga, serta di dusun Bagu Barat Desa Bagu, pada Rabu (9/11/2011) sekitar pukul 03.00 wita. Pelaku melarikan dua sepeda motor yaitu Yamaha Mio dan Honda Beat. Peristiwa ini terjadi di salah satu kos-kosan yang ada di dusun Bagu Barat Desa Bagu dan korban merupakan mahasiswi yang kos di desa tersebut.

Korban yang diketahui bernama Eta dan Yanti, keduanya berasal dari Kopang Lombok Tengah menuturkan kronologi kejadiannya bahwa awalnya kami tidak merasakan ada sesuatu yang terjadi, namun sekitar pukul 19.00 wita sedang mati lampu dan pukul 21.00 wita sesudah selesai mengerjakan tugas kami langsung istirahat tidur.

“Kami baru tahu motor hilang dicuri, saat mau shalat subuh dan langsung memberitahukan kepada bapak kos bahwa motor kami hilang dua dicuri,” katanya.

Kejadian ini membuat sontak kaget kedua mahasiswa tersebut, namun ia juga sempat merasa aneh, karena motor yang lain ditempat yang sama tidak terjamah, padahal dibanding motor mereka ada juga yang baru keluar dari dealer. “Padahal ada lima motor ditempat yang sama dan posisi kedua motor yang di curi ini ada di depan dan ada di belakang, padahal ada motor juga yang masih berplat baru keluar dari dealer,” ujarnya.

Sementara, anggota Pospol Bagu, Brigadir Faesal membenarkan adanya kejadian Curanmor di dusun Bagu Barat Desa Bgau, namun sampai saat ini belum ada laporan secara resmi kepada kami dari pihak korban, “mendengar informasi tersebut kami langsung menyarankan kepada pihak korban melalui orang terdekat untuk melaporkan kejadian itu langsung ke Polsek Pringgarata dan terkait dengan situasi ini kami sudah sampaikan untuk menambah personel anggota di Pospol Bagu,” katanya.

Kapolsek Pringgarata IPTU Masykur S.Sos di hubungi via ponselnya mengatakan curanmor yang terjadi di dusun Bagu Barat Desa Bagu sampai sore hari belum ada laporannya yang masuk di kantor. Sedangkan kalau curanmor yang ada di dusun Mesalang satu minggu lalu sudah ada laporannya.

“Walaupun belum ada laporan yang masuk anggota yang ada akan menelusuri dan menyelidiki kasus-kasus curanmor yang terjadi di desa Bagu,” terangnya.

Untuk penambahan personal di Pospol Bagu, lanjutnya kami sudah menyampaikannya kepada Kapolres Loteng dan sedang di tindak lanjuti, untuk sementara anggota yang ada di Pospol Bagu akan terus kita maksimalkan.

(Laporan : Zam | Loteng)