Kampung Media Harus Jadi Corong Informasi Masyarakat

MATARAMnews (KLU) – Komunitas kampung media yang telah dibentuk harus benar-benar menjadi pusat dan corong informasi bagi masyarakat, baik informasi yang disebar maupun informasi yang diterima. Karena hal itu dapat meningkatkan peradaban manusia dalam hidup dan kehidupan.

{xtypo_info} Foto : Penyerahan sertifikat kepada Zainudin, koordinator kampung media Kayangan {/xtypo_info}

Disamping itu, media juga dapat membentuk manusia yang cerdas melalui aktivitas menulis dan menyebarkan informasi kepada masyarakat luas. Sedangkan informasi itu penting karena sebelum Tuhan menciptakan alam semesta, terlebih dahulu Tuhan menciptakan kata-kata untuk memberi warna, makna, dan identitas alam.

Demikian pandangan Muhammad Fairuz Abadi SH, Kepala Seksi Kampung Media Nusa Tenggara Barat kepada Mataramnews, Selasa (15/11/2011) saat memberi penjelasan pentingnya kampung media beserta relevansinya dalam upaya meningkatkan ke-melek-an masyarakat belajar teknologi informasi dan komunikasi pada acara pembentukan komunitas kampung media Kecamatan Kayangan Lombok Utara, di kantor Desa Santong.

Media itu merupakan alat dakwah untuk menyebarkan kebaikan pada umat di dunia ini. Sehingga kampung media sebagai bagian dari medium sentra informasi mesti semaksimal mungkin berperan sebagai corong masyarakat dalam hal menyampaikan maupun menerima perkataan-perkataan yang baik. Jangan sampai media berperan sebaliknya.

Menurut Abu Macel sapaan akrab Fairuz Abadi, media bisa menciptakan manusia yang berbudi pekerti luhur dan berahlak mulia, disamping mempoles dan mengembangkan aspek kecerdasan manusia. Sebab, dalam menulis, proses-proses berpikir kreatif dan inovatif dipertaruhkan. Melalui kegiatan menulis dapat menjadi obat bagi manusia yang menekuninya. Ini karena pikiran-pikiran positif harus terkonsentrasi pada hal-hal yang baik.

Sedangkan informasi yang baik itu harus berdasar pada fakta yang kuat dan sumbernya asli. Kedua hal itu adalah prasyarat utama sebuah kejadian berbentuk informasi. Sehingga hal ini menuntut para pewarta informasi harus cerdas, berintegritas, dan memiliki kapasitas kuat untuk mencari dan menyebarkan informasi.  Alasan lain kampung media dibentuk sambung pria berkumis lebat ini, selain corong dan sentrum masyarakat mempelajari teknologi informasi terutama internet juga sebagai warna lain medium penyampai informasi yang cukup netral. Sebab, kebanyakan media yang ada saat ini berorientasi keuntungan (profit oriented), dan jarang sekali yang benefikal. Parahnya, hal ini dianjurkan dan dilindungi oleh Undang-undang Pers.

Dalam kesempatan ini, Fairuz Abadi, memberi informasi positif kepada para jurnalis kampung media, bahwa pada tahun 2012 program-program kampung media akan ditayangkan di Metro TV lewat program Kick Andy. Untuk bisa mewujudkan tujuan itu kampung media harus tetap dan terus menerus meningkatkan kreatifitas dalam berkarya untuk mencerahkan masyarakat. “Program kampung media Insya Allah akan booming tahun 2012 karena kami akan mengadakan jambore kampung media se-Nusa Tenggara Barat,” terang Abu Macel.

Sementara itu, Kepala Desa Santong, Muhakim, dalam sambutannya mengatakan, apresiasi yang tinggi pada pemerintah propinsi karena telah menunjuk desanya sebagai tempat pembentukan komunitas agen informasi. Disamping terpilihnya generasi muda Santong sebagai pekerja jurnalis kampung media yang akan dibentuk. Ia mengingatkan warganya selama ini belum tahu sama sekali mengenai kampung media. Untuk itu perlu sosialisasi yang berlanjut agar masyarakat tahu dan faham keberfungsian komunitas kampung media ada di tengah-tengah mereka. Ia berharap supaya kampung media yang terbentuk nantinya dapat memacu percepatan pembangunan di desa setempat dan Lombok Utara pada umumnya.

Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 30 peserta dari berbagai unsur, seperti pegawai kampung media NTB, pemerintah desa setempat, para pekerja kampung media kecamatan Pemenang, Tanjung, dan kecamatan Gangga.  Di penghujung acara ditandai dengan pemberian setifikat pelatihan jurnalistik dan ramah internet kepada Zainudin, koordinator kampung media Kayangan.

(Laporan : Sarjono | KLU)