MATARAM – Melalui Muktamar ke-XIII Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PB NW) dibawah kepengurusan Ummi Hj Siti Raihanun ZAM. Dengan tema “kita perkokoh trilogi perjuangan menuju NW cerdas dan berkualitas demi keutuhan nusa dan bangsa” diharapkan NW menjadi agen perubahan ditengah masyarakat.

“Peran dari para alim ulama harus bisa menjadi agen perubahan. Begitu juga NW, harus bisa jadi agen perubahan ditengah masyarakat”, kata Kasubdit Ketenagaan Diktis Kemenag RI, DR Muh Zaen LC yang mewakili Kemenag RI, dalam sambutannya ketika membuka Muktamar ke-XIII PB NW, yang digelar pada Minggu 3 Mei 2014, malam, di salah satu hotel berbintang di Kota Mataram, NTB.

Muktamar ke-XIII kali ini, dihadiri Ketua Umum PB NW Ummi Hj Siti Raihanun ZAM, Sekjen PB NW DR HL Abdul Muhyi Abidin MA, Ketua PW NW NTB Raden TGB KH Zainuddin Attsani LC dan Rektor UNW Mataram TGH Lalu Gde Wira Sakti Amir Murni LC, dengan diikuti sekitar 151 jajaran pengurus pusat dan daerah dari 18 provinsi se-Indonesia.

Ketua PW NW NTB, Raden TGB KH Zainuddin Attsani LC selaku ketua panitia mengatakan, Muktamar ini merupakan event akbar nasional lima tahunan. Selain itu, Mutamar ke-XIII dilaksanakan dalam rangka menjalankan titah garis besar organisasi. Dikatakan juga, NW yang telah berdiri sejak 60 tahun silam ini, membutuhkan orang yang istiqomah dan tidak membutuhkan orang yang pragmatis yang mempergunakan ketenaran NW semata.

Sementara itu, Ketua Umum PB NW, Ummi Hj Siti Raihanun ZAM menegaskan bahwa NW adalah organisasi islam yang bergerak dibidang sosial pendidikan dan dakwah. “Sampai saat ini, kepengurusan NW sudah terbentuk di 18 provinsi seluruh Indonesia”, bebernya.

Muktamar ke-XIII, lanjutnya, akan membahas terkait pertanggugjawaban PB NW yang sudah berjalan, kemudian penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran Rumah Tangga, pemilihan pengurus besar PB NW untuk lima tahun kedepan serta membuat rekomendasi baik untuk internal NW maupun eksternal NW.

Ditegaskan Ummi, yang terpilih untuk memimpin PB NW hasil Muktamar ke-X pada tahun 1998 silam itu bahwa kepenguruan PB NW hanya satu. “Pengurus Besar NW hanya satu, tidak ada dua”, tegasnya. Selain itu, Ummi juga mengatakan bahwa saat ini banyak orangĀ  yang mengaku NW tapi dia diluar NW.

[Joko]