LOTENG – Perkembangan usaha kelompok tani ternak masyarakat (KT2M) desa Menemeng Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah, telah menunjukkan peningkatan ketersediaan populasi bibit sapi. Mampu menyediakan 200 ekor bibit sapi setiap bulan.

Selain memiliki bibit sapi asli pulau Lombok, KT2M Menemeng juga diakui salah satu sumber bibit sapi yang dikirim ke luar daerah. Apalagi, secara nasional NTB dikenal salah satu penyuplai bibit sapi bahkan sapi pedaging.

“Sudah banyak yang berkunjung ke kandang sapi ini, guna melihat langsung ketersediaan dan kualitas sapi yang diinginkan konsumen dari dalam maupun luar derah”, kata ketua KT2M H Saad, kepada mataramnews.com, Minggu 18 Mei 2014.

Ia menambahkan, selain dikenal sebagai salah satu lokasi peternakan sapi terbesar di wilayah Lombok Tengah, KT2M Menemeng juga kerap dikunjungi pelaku peternakan sapi, bahkan beberapa waktu lalu mendapat kunjungan dari tim Dirjen Peternakan dan peneliti Australia, guna melaksanakan penelitian soal penyakit ternak sapi khusus penyakit kuku dan mulut.

Secara nasional NTB dikenal sebagai salah satu penyuplay bibit sapi, bahkan sapi pedaging terbesar. Menurut H Saad, upaya meningkatkan usaha KT2M terus meningkat, kini, telah disiapkan seluas 5 hektar lahan untuk kandang peternakan sapi.

“Bagi masyarakat Menemeng yang ingin beternak sapi, KT2M akan berikan tetapi harus di lokasi lahan yang telah disiapkan oleh KT2M”, katanya.

[Azami]