Minta Kenaikan Upah, Petugas Kebersihan RSUP NTB Lakukan Mogok Kerja

MATARAM – Puluhan clening servce alias petugas kebersihan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB gelar aksi mogok kerja. Mereka menggelar aksi mogok didepan kantor RSUP NTB yang terletak di jalan Pejanggik Mataram, pada Senin 19 Mei 2014 pagi, dengan cara duduk-duduk.

Aksi yang dilakukan oleh tenaga outsourcing dari CV Tri Karya Utama Mataran, menuntut agar adanya perbaikan kesejahteraan terkait kenaikan upah atau gaji, karena sampai saat ini upah yang diterima hanya sebesar Rp 750 ribu.

Mogok kerja ini dilakukan secara serempak oleh ke-67 orang karyawan outsourcing yang ditempatkan oleh CV Tri Karya Utama di RSUP NTB.

Akibat mogok kerja yang dilakukan sejak pukul 08.00 hingga pukul 11.20 wita itu menyebabkan tugas mereka terbangkalai. Karena tidak ingin melihat tempat atau ruang kerja kotor, kebersihan seperti menyapu dan membuang sampah terpaksa  diambil oleh karyawan dan tenaga medis.

Menurut Hasanudin, salah seorang petugas kebersihan menyebutkan, aksi mogok ini menuntut adanya kenaikan upah karena sampai saat ini hanya digaji Rp 750 ribu. “UMP NTB aja sekarang sudah Rp 1,2 juta”, katanya yang diamini oleh rekan-rekanya yang lain. Karena selain masa kerja yang sudah lama, mereka juga minta agar tuntutannya diperhatikan.

Aksi mogok ini baru berakhir setelah pihak perusahaan CV Tri Karya Utama dan RSUP NTB menemui karyawan tersebut. Pada kesempatan itu pihak RSUP NTB yang diwakili oleh Wadir Bagian Keuangan, dr HL Hamzi menjelaskan bahwa berdasarkan keputusan tetap memperpanjang kerjasama dengan CV Tri Karya Utama dan meminta kinerja tetap ditingkatkan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh pihak CV Tri Karya Utama, Lalu Irawan terkait kerjasama tetap diperpanjang. “Silahkan bekerja, jika ada aspirasi teman-teman silahkan sampaikan kepada kami”, ujarnya dan menegaskan terkait kenaikan gaji akan dibicarakan kembali.

[Joko]