BPS NTB : Produksi Padi dan Palawija Menurun, Pengaruh Cuaca dan Luas Lahan Produksi

MATARAM, MATARAMNEWS.co.id — Produksi padi dan palawija di Provinsi NTB mengalami penurunan, akibat pengaruh cuaca dan luas lahan produksi. Dari data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, produksi padi dan palawija termasuk kedelai terjadi penurunan, namun jagung mengalami peningkatan produksi.

“Penurunan ini dipengaruhi luas lahan yang berkurang dan pengaruh cuaca”, kata Kepala BPS NTB, di Mataram, Senin (3/11/2014).

Menurut dia, produksi padi dalam perhitungan ramalan II tahun 2014 diperkirakan produksinya akan mengalami penurunan menjadi 2.080.205 ton atau turun sebanyak 5,17 persen dibandingkan pada tahun 2013 yang mencapai 2.193.698 ton.

Penurunan ini karena berkurungnya luas panen sebesar 1,79 persen yaitu dari 438.057 hektar pada tahun 2013 menjadi 430.235 hektar pada tahun 2014. Selain itu, disebabkan oleh turunnya produktivitas padi sebesar 3,45 persen yaitu dari 50,08 kw/ha pada tahun 2013 menjadi 48,35 kw/ha pada tahun 2014.

Sedangkan untuk palawija jagung diperkirakan akan mengalami peningkatan yang signifikan yaitu mencapai 22.35 persen dari 633.773 ton pipilan kering pada tahun 2013 menjadi 775,436 ton pipilan kering pada tahun 2014.

Sedangkan palawija jenis kedelai tahun 2014 ini mengalami penurunan produksi dibandingkan tahun 2013. Turun sebesar 4,81 persen yaitu dari 91.055 ton biji kering tahun 2013 menjadi 86.683 ton biji kering pada tahun 2014. Turunnya produksi kedelai pada tahun ini terutama disebabkan oleh turunnya luas panen sebesar 20,49 persen dibandingkan tahun 2013.

[Joko]