KLU, MATARAMNEWS.co.id – DR H Najmul Akhyar SH MH, wakil bupati Lombok Utara merupakan sosok pemimpin yang sederhana dan merakyat serta memiliki jiwa sosial yang tinggi, membuat dirinya tidak ada sekat dengan masyarakatnya. Tak heran dengan keserhanaan itu mengundang banyak simpati dari warga dan dinilai layak menjadi nomor 1 di bumi Tioq-Tata-Tunaq ini lima tahun kedepan.

Ungkapan tulus ini disampaikan oleh salah seorang tokoh muda Kecamatan Bayan, Sandy Ya’kub yang mengaku pernah dijamu makan oleh H. Najmul Akhyar di kediamannya di Pemenang. “Kami pernah diajak teman bertandang ke rumah Wabup di Pemenang. Dan setelah ngobrol beberapa menit, beliau mempersilahkan kami masuk ruang makan untuk menikmati santap siang. Dan ketika itu kebetulan kami sendiri tidak tahu tempat cuci tangan sebelum makan. Setelah melihat kami seperti itu, H. Najmul Akhyar pun langsung berdiri seraya minta maaf dan mengangkat cerek kecil dan mencuci tangan kami”, kata Sandy.

Atas kejadian itu, Sandy langsung menunduk malu dan pucat sambil berpikir dalam hati, seandainya semua pejabat merakyat seperti wabup KLU ini, tentu tidak akan pernah terjadi sekat antar pejabat dengan rakyatnya. “Betul, saya benar-benar grogi dan pucat tas kejadian itu, karena baru pertama kali saya temukan seorang pejabat yang rendah hati dan tidak membedakan antar orang kaya dan miskin. Jadi saya benar-benar terharu kalau mengingat kejadian itu”, ungkap Sandy.

Lain Sandy lain juga dengan cerita salah seorang petugas di Puskemas Kecamatan Bayan yang mengaku pernah bersama-sama ke Jakarta dalam satu pesawat dengan wabup KLU, dan hanya beda tujuan. Setelah sampai di akarta, petugas Pukesmas yang enggan menyebut jati dirinya itu mengaku sudah dijemput oleh keluarganya di Bandara Soekarno Hatta. Namun sebelum sampai diluar bandara, H. Najmul Akhyar mengajak dirinya serta penjemputnya terlebih dahulu makan di restoran Bandara. “Saat itu beliau memesan tiga piring nasi dan membawanya kehadapan kami. Setelah usai makan, saya ceritakan kepada keluarga yang menjemput, kalau yang memesan dan membawakan nasi itu adalah wabup KLU. Dan keluarga itu kontan terkejut dan seolah-olah tidak percaya kalau itu wabup”, tutur petugas Puskemas tersebut.

Mahsun Hidayat yang mengaku beberapa kali mendampingi wabup KLU mengatakan, pada suatu hari dirinya penah mendampingi beliau sarapan pagi dikediamannya dan sedikit member petuah bahwa manusia itu tidak boleh dibeda-bedakan, ia menyampaikan dirinya juga merupakan masyarakat biasa yang sama seperti masyarakat lainnya.

Putera asli Kabupaten Lombok Utara ini terlahir dan ditakdirkan untuk bisa mengayomi masyarakat Lombok Utara. Najmul Akhyar sendiri putra kelahiran Menggala, 14 Juni 1972 yang juga berkiprah sebagai seorang pendidik sekaligus Pendiri Yayasan Hidayaturrahman NW Menggala. Ditengah padatnya agenda sebagai seorang da’i dan politisi tidak menjadi penghalang dirinya untuk dekat dengan masyarakat. Amanah yang diembannya sebagai Wakil Bupati dianggapnya sebagai titipan Allah dan masyarakat KLU. Selain sederhana, Ia juga sosok pemimpin yang cerdas sehingga tidak salah jika ia mendapat penghargaan Best Fifure In Goverment A Word.

Sebagai sosok pemimpin idaman, tidak lahir begitu saja, namun dari sejak mengenyam pendidikan Sekolah dan memasuki perguruan tinggi Najmul Akhyar pernah memegang posisi strategis dalam sebuah organisasi siswa dan kemahasiswaan.

Organisasi yang pernah ia pegang di antaranya adalah sebagai Ketua Osis SMP NW Pancor Lombok Timur, Ketua Osis SMA NW Pancor Lombok Timur, memegang jabatan sebagai Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum UNRAM, Sekjen Lembaga Dakwah Kampus Babul Hikmah UNRAM, Ketua dan Pendiri LDK Tasammuh Fakultas Hukum UNRAM, Ketua HMI Komisariat Fakultas Hukum UNRAM, Ketua Cabang Himmah NWMataram, Sekjen dan Pendiri Himpunan Aktifis Mahasiswa Muslim Mataram, Ketua Bidang Advokasi PWNW NTB Mataram, Wakil Ketua Pengurus Daerah NW Lombok Barat, Ketua Umum Pengurus Daerah NW Lombok Utara, Wakil Ketua Komite Pembentukan Kabupaten Lombok Utara, Sekretaris Umum Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Lombok Utara hingga menjadi Ketua DPD PKS KLU meskipun pada akhirnya ia mengundurkan diri. Najmul Akhyar juga diamanahkan sebagai Sekjen FORKASI ( Forum Komunikasi Kabupaten Kota Seluruh Indonesia ) dan kini ia menjadi Wakil Bupati Lombok Utara.

Masyarakat NTB pada umumnya dan Khususnya masyarakat Lombok Utara mengenal Wakil Bupati Lombok Utara, Tuan Guru H.Najmul Akhyar sebagai seorang Pendidik, Juru Dakwah dan Politisi. Kiprahnya sebagai seorang Da’i sudah diawalinya sejak ia menimba ilmu di madrasah Nadhatul Wathan hingga ia menjadi seorang mahasiswa di Universitas Mataram dengan aktif di Lembaga Dakwah Kampus dan berbagai Organisasi Islam Kemahasiswaan.

Hingga sekarang Kiprahnya sebagai seorang Da’i atau Juru Dakwah dikenal kalangan masyarakat Luas di Lombok Utara. Selain di kenal dikalangan Masyarakat NTB dan Lombok Utara H.Najmul Akhyar juga di kenal di Mata International,sehingga tidak heran bagi kita bahwa ia pernah menjadi Juru Dakwah atau memeberikan siraman Rohani di Masjid al-Mawaddah Singapura.

Selain menjadi seorang Juru Dakwah Wakil Bupati Lombok Utara ini adalah seorang politisi yang sukses meniti karirnya di dunia politik, hingga akhirnya mengantarkan dirinya sebagai Wakil Bupati Lombok Uatara. Keberadaannya sebagai seorang Pendidik, Juru Dakwah dan Politisi bahkan pernah menjadi konsumsi Publik di Media Massa Lokal NTB. Dengan topik mengenal lebih dekat tokoh tokoh Agama Islam di NTB.

Laporan : Ari
Editor : Guswan Putra

Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !