Tradisi “Nyimpan” Jamaah Haji Asal Sekarbela

MataramNews – Acara pembukaan ziarah calon jamaah haji asal Sekarbela, dirangkai dengan acara Nyimpan (kemas barang bawaan), dihadiri Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana dan tokoh agama serta tokoh masyarakat, Senin (3/10/2011). Acara ini dilaksanakan di Masjid Al Raisiah, Sekarbela, Kota Mataram, dengan penuh hidmat serta antusias para calon jamaah haji dan masyarakat setempat.

{xtypo_info}FOTO: H. Mohan Roliskana, Wakil Walikota Mataram menyampaikan sambutannya didampingi para Tuan Guru {/xtypo_info}

Kegiatan Nyimpan ini, dilakukan masyarakat Sekarbela sejak puluhan tahun lalu, sebagai tradisi tahunan masyarakat. Mengingat setiap tahunnya, jamaah haji asal Sekarbela yang mendapat kesempatan  mencapai empat puluh hingga lima puluh orang setiap tahunnya, sehingga kegiatan Nyimpen ini dilaksanakan di masjid secara bersamaan.

H. Mohan Roliskana, dalam sambutannya menyampaikan beberpa hal tentang situasi perubahan renopasi Masjid Al Haram di tanah suci Makkah, dan juga kondisi cuaca yang terjadi pada musim haji tahun ini, serta berharap agar para jamaah haji menjaga kesehatannya.

Dijelaskannya, jarak pemondokan jamaah haji Indonesia pada tahun ini, berjarak tidak lebih dua kilo meter dari Masjid Al Haram. “Ini merupakan wujud dari kerja pemerintah yang terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh jamaah haji asal Indonesia,” jelasnya.

Usai sambutan Wakil Walikota Mataram, dilanjutkan denga prosesi Nyimpan. Dalam prosesi ini, para Tuan Guru mengisi koper milik para jamaah haji, sembari memanjatkan do’a untuk keselamatan para jamaah haji dari berangkat hingga pulang serta mendapat haji mabrur. Diakhir acara, para jemaah haji bersalam-salaman dengan para Tuan Guru dan undangan lainya.

(Laporan : Ofi | Sekarbela)


{xtypo_info}FOTO: Para jamaah haji asal Sekarbela (atas), dan para Tuan Guru sedang memasukkan barang bawaan para jamaah haji ke dalam koper (bawah){/xtypo_info}