Pemkot Mataram Siap Diperiksa BPKP NTB

MN, MATARAM – Anggota Tim BPKP NTB kembali melakukan pemeriksaan tahunan, yaitu interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2018 Pemkot Mataram.

“Pemerintah Kota Mataram siap untuk diperiksa dan mendukung sepenuhnya atas pemeriksaan yang akan dilakukan oleh tim,” kata Wali Kota Mataram, H. Ahyar Abduh, dihadapan seluruh anggota tim pemeriksa yang ditugaskan dari BPKP NTB, di Pendopo Wali Kota Mataram, Rabu (6/2/2019).

Pemeriksaan itu, menurut Wali Kota, sangat penting agar dalam rangka melaksanakan tugas dan amanah selaku pemerintah dapat dilaksanakan dengan baik, jujur, dan tidak berkaitan dengan aparat penegak hukum.

Selain itu juga dalam melaksanakan tugas tidak menemui halangan ataupun hambatan terkait dengan masalah pengelolaan keuangan. Sehingga bila nantinya dalam pemeriksaan terdapat indikasi temuan di bidang administrasi, segera dapat disikapi dan dilakukan tindakan untuk memastikan anggaran tepat sasaran sesuai dengan perencanaan, tanpa menimbulkan kerugian negara.

“Belum satu bulan kami ada rotasi jajaran pimpinan, tapi pada prinsipnya kami sangat menyambut baik tugas-tugas pengawasan dan pembinaan dari BPK”, terangnya.

Dalam pemeriksaan itu, Wali Kota didampingi Inspektur Kota Mataram L. Alwan Basri, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) H. Syakirin Hukmi, dan Asisten III Setda Kota Mataram Hj. Baiq Evi Ganevia. Turut dihairkan juga sejumlah jajaran pimpinan OPD lingkup Pemkot Mataram, khususnya OPD pengelola belanja modal terbesar pada APBD Kota Mataram tahun 2018.

Kepada jajarannya, kata Wali Kota, khususnya bagi OPD yang menjadi target pemeriksaan, berpesan agar benar-benar mempersiapkan diri. Dalam hal ini siap untuk memfasilitasi agar pemeriksaan dapat berjalan dengan lancar, serta jangan sampai membuat tim mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas-tugas pemeriksaannya.

Untuk itu dia meminta kepada Inspektur Kota Mataram, Kepala BKD dan Asisten III Setda Kota Mataram agar segera berkoordinasi dengan OPD target, serta dapat terus mengawal jalannya pemeriksaan.

“Kita memang sudah bertekad bagaimana Kota Mataram bisa menjadi yang terdepan dalam semua aspek, sebagai barometer bagi kabupaten/kota lain di NTB. Karena itu saya minta dipersiapkan betul semua pejabat pada waktu yang diagendakan supaya siap dan berada ditempat,” tegas Ahyar.

Sementara Ketua Tim Pemeriksa BPK NTB, Diyah Sulistiyawati, mengatakan bersama tiga anggota tim lainnya bertugas melakukan pemeriksaan interim atas LKPD Tahun Anggaran 2018 Kota Mataram, pada sepuluh OPD yang mengelola belanja modal terbesar di lingkup Pemkot Mataram yang menjadi target pemeriksaan.

Namun, menurut dia, tidak menutup kemungkinan OPD yang tidak termasuk dalam sepuluh besar juga akan turut diaudit. Sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya, pemeriksaan dibagi menjadi dalam dua tahap, yaitu pemeriksaan interim yang dilaksanakan sepanjang bulan Februari selama 30 hari sampai dengan tanggal 6 Maret 2019, dan pemeriksaan terinci pada bulan April 2019 setelah LKPD diserahkan pada BPK.

“Kami juga melakukan pemeriksaan terbatas pada akun-akun yang signifikan seperti pada kas daerah, bendahara pengeluaran, bendahara penerimaan, BLUD, dan lain-lain,” jelasnya. (hs-ntb/mn-03)

Bagikan :