Bawaslu Dituntut Tegas Menindak ASN Terlibat Kampanye Pemilu

Komisioner Bawaslu NTB Divisi HPP, Itratip, menandatangi pernyataan sikap terkait dengan penindakan terhadap ASN yang tidak netral dihadapan massa aksi.

MN, MATARAM — Puluhan massa yang mengatasnamakan diri Gerakan Bela Keadilan NTB menggelar aksi damai di kantor Bawaslu NTB. Menuntut langkah nyata Bawaslu dalam menindak ASN yang terlibat politik praktis.

Massa yang menggelar aksi dengan turut menyertakan kesenian tradisional Sasak Gendang Beleq ini, menyoroti terkait netralitas ASN dalam pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2019.

“Sesuai dengan Undang Undang No 7 tahun 2017, pelaksanaan tim kampanye dalam kegiatan kampanye pemilu dilarang mengikutsertakam ASN,” ucap Hendra, selaku koordinator aksi, saat menyampaikan orasi di Kantor Bawaslu NTB, Jalan Udayana Mataram, Senin (28/1/2019).

Menurut dia, Aparatur Sipil Negera (ASN) atau PNS dilarang ikut serta dalam pelaksanaan kampanye dengan menggunakan atribut partai dan PNS.

“Ini sudah jelas aturannya. Maka kami menuntut dan mendesak agar pihak Bawaslu memberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku pada ASN yang melakukan kampanye politik 2019,” tegasnya.

Tidak itu saja, dalam orasinya juga memdesak pihak Bawaslu NTB menindak tegas oknum caleg yang melanggar aturan kampanye seperti memasang spanduk atau baliho lebih besar dari aturan yang sudah ditentukan.

Menanggapi tuntutan massa, Komisioner Bawaslu NTB Divisi HPP, Itratip, menyambut baik penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh massa aksi.

“Apa yang adik adik aspirasikan terkait dengan menindak ASN sudah menjadi komitmen kami dalam menjaga pemilu yang demokrasi,” ucapnya dihadapan peserta aksi yang disambut dengan tepuk tangan.

Oleh karena itu,Ia berharap pada massa aksi untuk bisa mengawal semua tahapan pemilu 2019. “Kami berharap pada adik adik ikut mengawal semua tahapan pemilu, jika ada ASN silahkan lapor, disertai dengan foto dan video,” ujarnya.

Selain itu ungkap dia, sampai saat ini pihaknya belum ada menerima laporan dari masyarakat dan mahasiswa terkait dengan pelanggaran yang dilakukan oleh ASN, namun hanya ada temuan dilapangan oleh pihak Bawaslu yang saat ini sudah ditindaklanjuti.

“Tiga kasus temuan kami dilapangan, inilah merupakan komitmen kami dalam melakukan pengawasan untuk memastikan agar pemilu berjalan tertib dan aman serta demokrasi,” pungkasnya. –(mn-07)