Tingkatkan Kualitas PMI, AP2TKI Akan Gencarkan Sertifikasi

MN, LOBAR — Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan bekerja ke luar negeri akan terus ditingkatkan kualitasnya dengan terlebih dahulu dilakukan sertifikasi sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Karena itu, tugas untuk menyiapkan CTKI tersebut dilakukan oleh Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) yang berada dibawah Asosiasi Pengelolah Pelatihan TKI (AP2TKI).

Menurut ketua Umum AP2TKI, Hj. Lolynda Usman, keberadaan LBKLN ini agar bagaimana nanti tenaga kerja yang ditempatkan berkompeten.

“Pelatihan ini murni, bagaimana yang akan ditempatkan itu harus berkompoten. 100 persen kompeten,” ucap Hj. Lolynda Usman, disela acara pengukuhan dan pelantikan pengurus DPD AP2TKI NTB, di Lombok Barat, Selasa (29/1/2019).

Agar TKI bisa berkompeten, maka menurut dia, calon tenaga kerja tersebut harus terlebih dahulu mendapatkan pelatihan dan dilakukan sertifikasi sesuai dengan bidang masing-masing.

“Kita membuka kesempatan tenaga kerja di luar negeri, tapi paling tidak mereka sudah sertifikasi,” tegasnya.

Karena itu kedepannya, dengan adanya BLKLN di NTB, maka pelatihan dan sertifikasi bisa dilakukan di wilayah NTB dan tidak lagi diluar.

Namun begitu, ungkap dia, kedepannya juga untuk menunjang kinerja di BLKLN harus disiapkam SDM instruktur yang berkualitas dengan mengantongi sertifikasi pula.

Sedangkan terkait dengan kepengurusan AP2TKI NTB, Lolynda mengatakan periode kepengurisannya menyesuaikan dengan masa DPP yaitu 2017-2022.

Disebutkannya bahwa AP2TKI NTB sudah lama akan dibentuk namun baru saat ini bisa dilakukan. Karena itu dia berharap kepada jajaran pengurus agar bisa menjalankan tugas dan fungsinya sebaik-baiknya dengan bekerja sama dengan semua stakeholder yang ada.

Ketua DPD AP2TKI NTB, Hj Ismaiah, mengatakan bahwa pengukuhan yang baru dilakukan oleh Ketua Umum merupakan kegiatan yang sangat bersejarah bagi keberadaan AP2TKI di NTB, mengingat ini adalah merupakan periodesasi pertama di NTB.

“Keberadaan kami tentu saja tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya kerjasama yang baik khususnya dengan dinas tenaga kerja, baik kabupaten maupun provinsi dan atau instansi terkait termasuk BP3TKI NTB dalam rangka penyiapkan SDM asal NTB yang terampil dan siap kerja dimanapun negara tujuannya nanti,” ucapmya.

Pada kesempatan tersebut disampaikan pula bahwa BLK-BLK swasta yang ada di NTB khusus di Lombok seperti BLK yang ditempati itu, BLK milik PT Bayu dan BLK milik PT Amsetara Raya juga pada prinsipnya telah memiliki sarana dan prasana yang memadai. Tinggal bagaimana nanti baik swasta dan pemerintah bisa sinergi, simbiosis mutualisme satu sama lain.

“Tak bisa dipungkiri juga bahwa ketika BLK swasta beroperasi maka secara otomatis dapat membantu pemerintah dalam menyarap angka pengangguran disamping juga membantu pemerintah dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya.

Acara pengukuhan dan pelantikan pengurus DPD AP2TKI NTB tersebut selain dihadiri oleh jajaran pemgurus AP2TKI juga pihak Disnaker Lombok Barat, Kepala BP3TKI Mataram, dan Ketua APJATI NTB. –(mn-07)