Menu
RSS

NTB Punya Potensi Besar di Sektor Agrobisnis dan Agrowisata

NTB Punya Potensi Besar di Sektor Agrobisnis dan Agrowisata

LOMBOK - Selain terkenal dengan potensi keindahan panorama pantai Lombok dan Sumbawa, ternyata Provinsi NTB juga memiliki potensi komoditas ekonomi yang besar dan prospektif di sektor agrobisnis dan agrowisata.

Perkembangan pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan provinsi lainnya di seluruh Indonesia.

Komoditas unggulan Provinsi NTB yaitu jagung dan padi, sehingga Kementrian Pertanian RI menetapkan Kabupaten Sumbawa, Dompu dan Bima sebagai Lumbung Pangan utama jagung.

Pada tahun 2017, pemerintah NTB menargetkan produksi komoditas jagung mencapai 2,4 juta ton dari lahan tanam seluas 400.553 hektare.

Sedangkan untuk komoditas bawang merah ditetapkan sebagai salah satu daerah sentra bawang merah nasional untuk memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor. Bawang merah dari NTB di ekspor ke sejumlah negara antara lain ke Malaysia, Singapura, Vietnam dan beberapa negara lainnya.

Melihat potensi tersebut PERMAPI (Perhimpunan Usaha Masyarakat Pertanian Indonesia) sebagai salah satu organisasi dunia usaha yang selama ini menaruh perhatian pada upaya pengembangan di sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan di Indonesia, mengambil prakarsa menyelenggarakan suatu kegiatan Temu Bisnis dan Panen Raya Jagung pada 1-4 Mei 2017, mengingat sekitar April-Mei 2017 akan jatuh masa musim panen raya terutama untuk komoditas jagung.

Acara ini belangsung di Mataram dan Sumbawa selama dua hari yang akan dihadiri oleh Gubernur NTB, pemerintah daerah NTB, anggota PERMAPI seluruh Indonesia serta para pelaku bisnis di bidang agrobisnis yang potensial baik dari luar atau dalam NTB.

Sementara itu Ketua Panitia, Ninik lrawan, didampingi oleh H. Abubakar Ketua DPD PERMAPI NTB dan Sahlan M Saleh SH, Ninik lrawan menyatakan bahwa acara tersebut dihadiri oleh Gubernur NTB, pemerintah daerah NTB, para pengusaha potensial dari nusantara dan didukung oleh PT.HM Sampoerna, BNI, PT. Sumber Bumi Lestari Nusantara dan lainnya.

"Dalam rangka membuka peluang bisnis bagi para pengusaha potensial lokal maupun luar NTB dan meningkatkan investasi baik dari dalam maupun luar negeri serta membantu program pemerintah dalam sektor industri pangan dan perdagangan, maka acara dirancang secara B to B (Business to Business)," ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa temu Bisnis tersebut diharapkan menjadi media bagi pengusaha maupun masyarakat untuk menjawab tantangan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA).

Sedangkan acara Panen Raya Jagung rencananya akan dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian NTB berlokasi di Moyo, Sumbawa, NTB.

(jo/red)

^ KEMBALI KE ATAS

Top 10 News