Menu
Kamis, 24 Mei 2018 | 12:52:11 am

Kurtubi : Konversi BBM ke Gas bagi Kapal Nelayan Kecil, Sejahterakan Nelayan

Anggota Komisi VII DPR RI Dr H Kurtubi, mendampingi Dirjen Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial, dalam agenda menyalurkan bantuan paket perdana konverter kit bagi kapal perikanan nelayana kecil di Pelabuhan Labuhan Haji, Lombok Timur, NTB. Anggota Komisi VII DPR RI Dr H Kurtubi, mendampingi Dirjen Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial, dalam agenda menyalurkan bantuan paket perdana konverter kit bagi kapal perikanan nelayana kecil di Pelabuhan Labuhan Haji, Lombok Timur, NTB.

LOTIM - Anggota Komisi VII DPR Dr H Kurtubi mendukung penuh program pemerintah yang menyentuh dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Begitu juga program konversi BBM ke gas bagi kapal perikanan nelayan kecil, karena memiliki tujuan menyejahterakan nelayan.

“Pertama, program ini mendorong diversifikasi energi. Kedua, menuju penggunaan energi yang lebih bersih. Ketiga, membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan," jelas H Kurtubi, yang turut membagikan paket perdana konverter kit untuk nelayan kecil di Pelabuhan Labuhan Haji, Lombok Timur, NTB, Senin (6/11/17) kemaren.

Dengan mesin yang menggunakan elpiji dibanding BBM, kata Kurtubi, sudah terbukti di berbagai daerah yang sudah dikonversi, biayanya menjadi lebih murah cukup signifikan dengan jumlah jam yang sama di tengah laut.

Menurut Anggota Dewan Senayan asal Lombok ini, hal itu jelas meningkatkan kesejahteraan nelayan. Karena biaya lebih murah, selain juga dengan adanya dua tabung (elpiji 3 kg), sehingga melaut bisa lebih jauh dan diharapkan hasil tangkapan meningkat.

Apalagi bantuan paket perdana konverter kit bagi kapal perikanan nelayan kecil di Lotim, jatah terbesar dari daerah lain yang disalurkan pemerintah melalui Kementerian ESDM.

Sebagai anggota Komisi VII DPR RI, Kurtubi sangat mendukung dan akan terus mendorong program Pemerintahan Jokowi-JK yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat khususnya di Dapil (Daerah Pemilihan) NTB.

(mn-09/r3)

^ KEMBALI KE ATAS

Top News