Menu
Rabu, 13 Desember 2017 | 11:26:09 am

Kadis Bq Eva : Anggaran Sertifikat Halal Bagi IKM di NTB Menurun

Direktur IKM PBKF Kementerian Perinduatrian didampingi Kadis Perinduatrian NTB dengan pelaku IKM Direktur IKM PBKF Kementerian Perinduatrian didampingi Kadis Perinduatrian NTB dengan pelaku IKM

LOBAR - Kepala Dinas Perindustrian Nusa Tenggara Barat (NTB) mengakui terkendala anggaran untuk memfasilitasi pemberian sertifikasi halal bagi industri kecil menengah (IKM).

"Tahun 2017 ini, di NTB baru bisa memfasilitasi untuk memberikan sertifikat halal kepada 60 IKM saja," kata Kepala Dinas Perindutrian NTB, Bq Eva Nurcahyaningsih, disela sela acara penyerahan sertifikat halal bagi IKM oleh Direktorat IKM PBKF Kementerian Perindustrian, Kamis (16/11/2017).

Jumlah tersebut, menurut Kepala Dinas yang baru mekar dari Dinas Perdagangan ini, tidak sebanding dengan jumlah IKM yang sampai saat ini belum mendapatkan sertifikat halal. Dimana, tahun 2018 mendatang Dinas Perindustrian hanya bisa memfasilitasi untuk memberikan sertifikat halal sekitar 30 IKM. "Ini karena terbentur anggaran," ucapnya.


Disebutnya bahwa menurunnya anggaran sehingga menyebabkan turunnya jumlah IKM yang akan difasilitasi untuk mendapatkan sertifikat halal karena anggaran yang dimiliki oleh Dinas Perindustrian NTB terkena rasionalisasi.

"Anggaran kami untuk sertifikasi halal itu menurun karena terserap untuk pilkada di NTB," terangnya, seraya berharap IKM yang belum kebagian tidak berkecil hati dan berjanji akan memperjuangkan penambahan anggaran baik dalam APBD maupun APBD Perubahan.

Kadis Perindustrian juga berharap kepada pihak Kementerian Perindustrian agar tahun 2018 mendatang bisa lebih banyak lagi memfasilitasi sertifikat halal di wilayah NTB, karena sampai saat ini untuk wilayah pulau Sumbawa yang telah mendapatkan sertifikat halal masih sedikit.

Sementara itu, bagi IKM yang telah memperoleh sertifikat halal diharapan untuk terus memajukan dan meningkatkan produknya dengan memperhatikan dan menjaga kualitas dan mutu.

"Dengan sertifikat halal dan brandnya telah di daftarkan di Kumham itu maka akan gampang masuk di pasar modern dan nanti bisa ditawarkan ke hotel-hotel," pungkasnya.

(mn-07/r3)

^ KEMBALI KE ATAS