Menu
Rabu, 17 Januari 2018 | 9:19:41 am

Cerita Tuan Guru Bagu Sahabat Dekat Gus Dur

TGH. LM. Turmudzi Badarudin, saat menghadiri acara Haul Gus Dur ke 8 dan do'a bersama untuk Palestina ala kampung yang digelar Remaja Masjid Baiturrahim Mesaleng Desa Bagu Kecamatan Pringgata Lombok Tengah, Jumat (29/12/2017). TGH. LM. Turmudzi Badarudin, saat menghadiri acara Haul Gus Dur ke 8 dan do'a bersama untuk Palestina ala kampung yang digelar Remaja Masjid Baiturrahim Mesaleng Desa Bagu Kecamatan Pringgata Lombok Tengah, Jumat (29/12/2017).

LOTENG - TGH LM Turmudzi Badarudin atau Tuan Guru Bagu, dikenal sebagai sahabat dekat KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Dimata Tuan Guru Bagu, Gus Dur adalah satu satunya ulama yang lain dari pada yang lain.

"Alhamdulillah kita bisa mendengar sekilas perjalanan Gus Dur. Gus Dur adalah sahabat dekat saya. Satu-satunya ulama lain dari pada yang lain," ucap Tuan Guru Bagu, saat menghadiri acara Haul Gus Dur ke 8 dan do'a bersama untuk Palestina ala kampung yang digelar Remaja Masjid Baiturrahim Mesaleng Desa Bagu Kecamatan Pringgata Lombok Tengah, Jumat (29/12/2017).

Tuan Guru Bagu menuturkan kedekatannya dengan Almarhum Gus Dur. Ketika itu, menjelang Gus Dur akan menjalani operasi di rumah sakit pada tahun 1998. Tiga hari setelah operasi Tuan Guru Bagu datang bersilaturhim ke kediaman Gus Dur.

"Saat itu saya diminta berdo'a oleh Gus Dur diruangannya. Waktu itu ada guyonan, barangkali kiai (Gus Dur) akan mejadi presiden nantinya," tutur Tuan Guru Bagu, sembari mengungkapkan ucapannya itu diucapkan sambil guyon dan tertawa bersama Gus Dur.

Namun, ternyata ucapan Tuan Guru Bagu bahwa Gus Dur akan menjadi orang nomor satu di negeri ini menjadi kenyataan. "Dan benar beliau (Gus Dur) menjadi presiden," sambung Tuan Guru Bagu, mengenang kedekatannya bersama Gus Dur.

Sementara itu Haul Gus Dur ke 8 dan do'a bersama untuk Palestina yang digelar Remaja Masjid Baiturrahim bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda itu, disambut antusias masyarakat. Dihadiri oleh para Tuan Guru seperti sahabat dekat Gus Dur TGH. LM. Turmudzi Badarudin, TGH. M. Izuddin Thoyib, DR. M. Ahyar Fadli (Rektor IAI Qamarul Huda), jajaran PC. NU Lombok Tengah, banom-banom NU se Lombok Tengah, bahkan aktivis-aktivis PMII Lombok Tengah, Dompu, Sumbawa, perwakilan TNI/Polri, Kades Bagu Agus Samshilaturrahman, BKD Bagu, serta para jamaah.

Rektor IAI Qamarul Huda, DR. HM. Ahyar Fadli mengungkapkan Haul Gus Dur telah menjadi tradisi warga Nahdliyin dan dilaksanakan di seluruh Indonesia. "Bahkan kegiatan ini tanpa diperintah atau disuruh akan tetapi atas dasar kecintaan kita kepada Gus Dur," ucapnya.

Menurutnya, Gus Dur diberikan gelar pertama yaitu Bapaknya semua agama. Gus Dur merupakan seorang wali dan dapat kita dengar dari para tokoh-tokoh yang masih hidup seperti TGH. LM. Turmudzi Badarudin yang mengenal lebih jauh tentang Gus Dur. "Haul ini harus menjadi sebuah tradisi kita terutama bagi kita yang ada di NU, tentunya tradisi-tradisi seperti ini terus kita laksanakan," imbuhnya.

Ketua Remaja Masjid Baiturrahim Mesaleng Desa Bagu Saiful Muslim merasa bersyukur Haul Gus Dur ke 8 dan do'a bersama untuk Muslim Palestina bisa berjalan lancar, dan juga bisa di hadiri oleh para Tuan Guru dan banom-banom NU Lombok Tenga,h serta para jamaah. "Haul Gus Dur menjadi tradisi kami setiap tahunnya. Acara ini sangat didukung penuh oleh tokoh-tokoh masyarakat," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Sholawata Zikir dan Do'a dipimpin oleh TGH. M. Izuddin Thoyib Batu Kuta Narmada.

(mn-05/r3)

^ KEMBALI KE ATAS