Menu
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 4:00:56 pm

Komplotan Pelaku Curat dan Curas Ini, di Dor Polisi

Kelima pelaku yang berhasil diringkus polisi, diantaranya MF (22) selaku eksekutor, Su (19), Mu (32), Sa (22), dan Sa (35). Kelima pelaku yang berhasil diringkus polisi, diantaranya MF (22) selaku eksekutor, Su (19), Mu (32), Sa (22), dan Sa (35).

LOMBOK TIMUR - Tim gabungan Polres Lombok Timur berhasil menembak pelaku pencurian dan pemberatan di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang menyebabkan jatuhnya korban meninggal dunia.

Kurang waktu 24 jam, kelima pelaku dibekuk kemudian digiring ke Polres Lombok Timur untuk dijebloskan ke sel tahanan. Para Pelaku ditangkap saat menggelar pesta miras di salah satu rumah tersangka di Dasan Tereng, Desa Dasan Lekong, Sukamulia, Lombok Timur sekitar pukul 12.00 wita, Kamis (6/4/2017).

Kelima pelaku yang berhasil diringkus tersebut, diantaranya MF (22) selaku eksekutor, Su (19), Mu (32), Sa (22), dan Sa (35).

Awal terungkapnya kasus pembunuhan yang menyebabkan penjaga malam ATM Bank Mandiri di jalan Pejanggik Pancor, Selong, bernama Nasruddin (51), setelah adanya pengembangan kepada para tersangka dalam kasus pencurian ternak ayam di Dasan Tereng, Dasan Lekong, Sukamulia, Lombok Timur pada malam Kamis (6/4/2017).

Menurut keterangan para pelaku, mereka mengakui perbuatannya dalam melakukan aksinya. "Kami terpaksa menebas pelaku karena kepergok," kata salah seorang pelaku, MF selaku eksekutor.

Pelaku terpaksa menebas pemilik kandang ayam bernama Lalu Supriadi (50) warga Dasan Tereng, Desa Dasan Lekong, Sukamulia yang menyebabkan korbannya menderita luka parah dibagian telinga, kepala, punggung dan lengan kiri yang nyaris putus.

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP Faebuadodo Gea SH SIK, menegaskan bahwa pelaku-pelaku tersebut merupakan komplotan curas dan curat yang kerap meresahkan masyarakat.

Dari hasil pengembangan, para pelaku mengakui aksinya yang dilakukan di dua tempat yang berbeda. Pertama, pencurian ternak ayam di Dasan Tereng, Desa Dasan Lekong, Sukamulia yang menyebabkan korban Lalu Supriadi masih kritis di Rumah Sakit Selong. Kedua, pembobolan ATM Bank Mandiri yang menyebabkan penjaga meninggal dunia.

"Pada TKP curas di kandang ayam berjumlah 6 orang, dan satu pelaku masih buron. Sedangkan untuk TKP ATM Bank Mandiri, 2 pelaku masih buron," kata Kasat Reskrim kepada media ini.

Kronologisnya, di TKP kandang ayam milik Lalu Supriadi, Tiga orang pelaku berhasil merusak gerbang kandang ayam dan berhasil menjarah ayam. Namun, aksi mereka keburu kepergok oleh pemiliknya. Ketiga pelaku lainnya, langsung menebas korban hingga menderita luka parah.

Untuk, TKP di ATM Bank Mandiri, para pelaku berjumlah 5 orang. Tapi, 2 pelaku lainnya hingga kini masih dalam pencarian pihak berwajib.

"Kasus pembunuhan penjaga malam ATM Bank Mandiri, sebenarnya terjadi pada tanggal 15 November 2016 lalu. Namun, baru sekarang pelakunya tertangkap," ujar Kasat Reskrim.

Dalam aksi tersebut, pelaku juga kepergok oleh korban saat berusaha membobol ATM. Dari penangkapan itu, berhasil disita sejumlah barang bukti berupa, satu buah parang, linggis, sepeda motor dan seekor ayam yang masih tersisa saat pelaku menggelar pesta miras.

(die/red)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik Hangat bulan ini !

Kolom


MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs media pemberitaan online. Melayani informasi dan berita khususnya mengangkat isu lokal daerah Nusa Tenggara Barat dengan memberdayaan kecepatan serta kedalaman informasi yang dikelola oleh jurnalis-jurnalis lokal yang handal.  Media online ini diperbaharui selama 24 jam dalam sehari, dan secara kreatif dan apik mengkolaborasikan teks, foto, video dan suara. Tim Kreatif Redaksi selalu berupaya menerapkan standar jurnalisme berkualitas dalam setiap liputan Salam Redaksi

Selalu Terhubung :