Menu
RSS

Wali Kota : Jangan Sampai 'Angin-Anginan'

Wali Kota : Jangan Sampai 'Angin-Anginan'

MATARAM - Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh mengingatkan kepada semua pimpinan SKPD agar sesuai dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang baru, semua yang telah menempati posisi yang dipercayakan agar segera melakukan langkah-langkah merapikan SKPD yang dipimpinnya.

Pimpinan SKPD diharapkan Wali Kota, harus segera mendalami visi-misi yang tertuang dalam RPJMD Kota Mataram, dan mempelajari program-program kerja yang segera dapat direalisasikan serta program-program kerja yang harus segera dirancang untuk dapat dilaksanakan pada tahun 2017 ini.

"Khususnya program kerja yang mendesak seperti program kebersihan lingkungan dan rencana pembangunan 200 rumah di pesisir pantai yang telah direncanakan jauh hari sebelumnya," kata Wali Kota pada Rakor perdana tahun 2017 di lingkup Pemkot Mataram, Senin (9/1/2017).

Selain program kerja, OPD yang baru juga mendapat sorotan dari Wali Kota terutama menyangkut kinerja personil atau staf di masing-masing SKPD. Masih ada beberapa SKPD yang setelah diberlakukan OPD baru, personil atau staf yang ada didalamnya belum efektif dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanannya.

Terkait dengan kedisiplinan, Wali Kota meminta para pimpinan SKPD untuk melakukan pengawasan secara ketat pada kedisiplinan personil atau staf yang bekerja di SKPD masing-masing, yang memang merupakan tanggung jawab pimpinan SKPD.

“jangan sampai ada yang angin-anginan. Kalau ada, langsung saja dilaporkan ke Sekda supaya dipertimbangkan kembali," tegasnya.

Sementara Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh didampingi Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana dan Sekretaris Daerah Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito ini, digelar di Ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram, dihadiri seluruh pimpinan SKPD, Camat, dan Lurah lingkup Kota Mataram.

Rakor tersebut membahas berbagai persoalan yang dihadapi di SKPD, Kecamatan, maupun Kelurahan, baik persoalan yang tengah dihadapi, yang bersifat antisipasi, maupun persoalan yang tersisa pada tahun 2016 yang masih membutuhkan perhatian.


(hms-mtr/red)

^ KEMBALI KE ATAS