Menu
Jumat, 24 November 2017 | 9:01:11 am

Monumen 'Mataram Metro' Mulai Dibangun

Monumen 'Mataram Metro' Mulai Dibangun

MATARAM – Mengambil momentum HUT Kota Mataram ke-24, pada Kamis 31 Agustus 2017 kemarin, Pemerintah Kota Mataram memulai pembangunan Monumen Mataram Metro yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh, Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, dan Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi, di Bundaran Lingkar Selatan Kota Mataram.

Peletakan batu pertama monumen yang dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito beserta segenap jajaran pimpinan OPD lingkup Kota Mataram tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Kota Mataram dengan T. Bank NTB terkait dengan pelaksanaan transaksi non tunai di Pemerintah Kota Mataram melalui penggunaan produk layanan PT. Bank NTB.

Disebutkan Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh dalam sambutannya usai menandatangani kerjasama dengan Dirut PT. Bank NTB H. Komari Subakir, kesepakatan kerjasama tersebut merupakan perwujudan amanah yang terkait dengan pelaksanaan reformasi birokrasi. Dimana secara bertahap seluruh ASN lingkup Kota Mataram tidak akan ada lagi yang menerima uang apapun dari pemerintah secara tunai, melainkan melalui rekening Bank NTB, sebagaimana penerimaan gaji yang secara otomatis masuk kedalam rekening. Pembayaran non tunai akan dimulai di enam OPD, untuk selanjutnya diterapkan pula di seluruh OPD secara bertahap.

“Ini satu kebanggaan, karena Kota Mataram menjadi satu dari delapan daerah di Indonesia yang dijadikan pilot project atau uji coba pelaksanaan pembayaran non tunai” ucapnya.

Sementara terkait dengan pembangunan monumen yang akan menjadi ikon baru Kota Mataram lanjut Wali Kota, memiliki latar belakang bahwa dari tahun ke tahun geliat pembangunan di Kota Mataram semakin dinamis. Tidak hanya sarana dan prasarana dasar yang terus ditingkatkan, melainkan juga bangunan-bangunan pelengkap yang dapat mempercantik wajah Kota Mataram. Apalagi sejak dua tahun terakhir Kota Mataram telah ditetapkan sebagai Kota Metro, sehingga diperlukan ikon yang menjadi ciri khas Kota Mataram agar siapapun yang datang ke Kota Mataram akan mempunyai kesan tersendiri. Dan di momentum hari jadi Kota Mataram ini dikatakan Wali Kota menjadi titik awal yang tepat bagi pembangunan ikon baru Kota Mataram yang berada dekat dengan batas kota dan menjadi pintu masuk Kota Mataram ini. “Sekarang sedang dalam proses tender”, terangnya.

Menurut rencana, kedepan disisi utara monumen yang berada diantara jalur Lingkar Selatan Kota Mataram dan bypass menuju Bandara Internasional Lombok tersebut akan dibangun pula Kantor Wali Kota Mataram, mengingat kantor lama yang berada di Jalan Pejanggik Kota Mataram saat ini dianggap tidak cukup representatif lagi karena keterbatasan lahan. Sedangkan dalam desain Monumen Mataram Metro sendiri, nantinya akan dilengkapi dengan plaza untuk masuk melalui underpass setinggi 50 meter, dan direncanakan akan dijadikan satu destinasi wisata baru karena didesain agar dapat diakses oleh masyarakat. Mengawali pembangunannya, tahun ini telah dianggarkan lima milyar rupiah, dari total anggaran yang dibutuhkan sebesar 20 milyar rupiah untuk pembangunan monumen beserta keseluruhan pelengkap di sekitarnya.

(r3/humas-mataram)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik