Menu
Jumat, 24 November 2017 | 9:12:49 am

Ratusan Guru di Mataram Dibekali Empat Pilar Kebangsaan

Ratusan Guru di Mataram Dibekali Empat Pilar Kebangsaan

MATARAM - Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bagi para guru dilakukan untuk membekali para guru agar dapat memberikan pendidikan yang berkarakter bagi anak-anak atau siswa didiknya.

Mengingat situasi negara yang tidak akan berjalan secara otomatis begitu saja dengan sistem yang sudah ada. Melainkan harus ada kekuatan yang dibangun secara struktural untuk membangun mental, khususnya mulai dari anak-anak.

“Ini pagar bagi kita dan anak didik. Dengan berbagai tantangan kebangsaan yang ada saat ini tidak bisa diatasi dengan cara melarang-larang dan sebagainya, dan sudah bukan jamannya lagi”, kata Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Edhy Prabowo, menekan dihadapan 300 orang guru dan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Mataram, di Aula Lantai 3 Kantor Wali Kota Mataram pada Senin 11 September 2017.

Dalam sosialisasi yang dibuka secara resmi oleh Sekda Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito, Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Edhy Prabowo, didampingi dua orang anggota MPR RI lainnya, H. Hadi Mulyadi dan Abidin Fikri, serta anggota DPD RI Hj. Diyah Ratu Ganevi. Turut hadir Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi dan Ketua PGRI Kota Mataram Saptadi Akbar.

Dikatakan Edhy Prabowo, sosialisasi empat pilar kebangsaan telah menjadi komitmen penting bagi seluruh 692 orang anggota MPR RI, DPR RI, dan DPD RI, dengan ikut melakukan sosialisasi ke seluruh Indonesia.

Memasyarakatkan Empat Pilar Kebangsaan lanjut Edhy, merupakan tugas dan kewajiban anggota MPR RI. Sedangkan kegiatan sosialisasi merupakan sebuah media untuk memasyarakatkan dan memberikan pemahaman terkait empat pilar, yaitu kedudukan Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD 1945 sebagai Konstitusi Negara, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) sebagai Bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara. Keempat pilar tersebut ditegaskannya tidak perlu lagi diragukan karena bukan hanya sebagai struktur negara, melainkan juga konsep mutlak dan tidak terpisahkan dalam menjaga dan membangun keutuhan bangsa.

“Dasar negaranya Pancasila, konstitusinya UUD 45, negaranya NKRI, isi negaranya Kebhinnekaan”, jelasnya.

Sementara membacakan sambutan tertulis Wali Kota Mataram, Sekda H. Effendi Eko Saswito sepakat atas pentingnya warga negara untuk memaknai keempat pilar kebangsaan sehingga dapat menempatkan diri secara proporsional dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Karena, menrutnya, keempat pilar yang lahir melalui empat peristiwa bersejarah diyakini mampu menjadi penyangga keutuhan bangsa. Sedangkan untuk para guru peserta sosialisasi, Eko berharap agar dapat mengikuti secara baik dan cermat supaya dapat diterapkan ditengah pelajar Kota Mataram.

“Ditangan para guru generasi muda bisa dibentuk agar tidak terjebak dalam gerakan separatisme, tetap menjaga keutuhan tanah air, serta memelihara persatuan dan kesatuan”, ujarnya.

(r3/humas-mataram)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik