Menu
Jumat, 24 November 2017 | 9:14:45 am

Panwaslu Kota Mataram Gandeng Mahasiswa dan Pelajar

Panwaslu Kota Mataram Gandeng Mahasiswa dan Pelajar

MATARAM - Mahasiswa dan pelajar di Kota Mataram diajak untuk berkontribisi dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya pesta demokrasi pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden 2019 mendatang.

Para mahasiswa dan pelajar diajak untuk bersama-sama dengan petugas panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kota Mataram dalam melakukan pengawasan guna memastikan pelaksanaan pemilu berjalan sesuai dengan yang diatur dalam Undang Undang.

Ketua Panwaslu Kota Mataram Drs Ruslan mengatakan, dengan keterbatasan petugas yang dimiliki sangat berharap kepada para mahasiswa dan pelajar untuk ikut terlibat sebagai pengawas partisipatif.

"Kami minta pada adik-adik juga ikut serta melakukan pengawasan partisipatif. Maka dengan itulah pada hari ini kami undang dalam acara ini," ucap Ruslan, saat membuka acara sosialisasi Pemgawas Pemilu Partisipatif dalam rangka persiapan pengawasan pemilihan umum legislatif dan pemilihan umum presiden dan wakil presiden 2019, pada Rabu 2 November 2017, di salah satu hotel di Kota Mataram.


Dengan begitu, Ketua Panwaslu Kota Mataram ini berharap kepada para mahasiswa dan pelajar agar nanti jika ditemukan adanya dugaan pelanggaran dipersilahkan untuk menyampaikan laporan kepada petugas Panwas hingga yang ada di tingkat paling bawah.

Pengawsan itu lanjut dia, perlu dilakukan untuk berjalannya pemilu dengan demokrasi yang jujur dan tentunya tidak ada pelanggaran.

Petugas Panwas melakukan pegawasan mulai dari tahapan hingga nanti pada tahap terakhir yaitu pungut hitung.

Sementara itu pada sosialisasi tersebut juga menghadirkan pembicara lainnya yaitu dari Komisioner Panwaslu Kota Mataram lainnya yaitu Dewi Asmawardhani. Komisioner Panwaslu dua periode ini juga mengharapkan para peserta sosialisasi yang juga sebagai pemiih pemula yang cerdas karena itu harus tahu bagaimana bersikap sebagai pemilih yang cerdas.

"Pada pemilu itu satu suara sangat menentukan. Karena itu mari kita gunakan hak kita jadi perlu kita kawal suara kita agar jangan hilang. Karena suara kita juga ikut menentukan lima tahun kedepan, maka perlu dilakukan pengawasan," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Dewi juga menyampaikan bagaiamana melakukan pengawasan dilapangan jika ada ditemukan dugaan pelanggaran, maka silahkan koordinasi dengan petugas Panwas yang ada di lapangan.

Sedangkan komisioner lainnya, Hasan Basri mengatakan bahwa para mahasiswa dan siswa siswa yang hadir disosialisasi ini mempunyai kemampuan yang cerdas dan wajah penuh harapan dan punya misi untuk membangun demokrasi yang benar.

"Kami berharap adik-adik ini bisa menjadi relawan Pengawas Kota Mataram. Kami percaya pada adik-adik untuk bisa berpartisipasi sebagai pengawas partisipatif," ucarnya.

Dengan luas wilayah dan jumlah penduduk dikota Mataram dan adanya keterbatasan petugas jumlah pengawas, kata hasan, karena itu lah kenapa pengawas partisipatif dari pelajar dan mahasiswa dibutuhkan.

"Kami harapkan adik-adik bisa menjadi pengawas partisipatif di masing-masing tempat baik di lingkungan, di sekolah atau kampus dan tempat tinggal," pungkasnya.

Sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh Koordinator Sekretaris Panwaslu Kota Mataram Baiq Baktiyanti SH dengan peserta dari perwakilan BEM, OSIS SMA, MAN, SMK, perwakilan pondok pesantren dan organisasi mahasiswa.

(mn-05/r3)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik