Menu
Jumat, 24 November 2017 | 9:04:22 am

Massa Aliansi Kebangsaan Demo, Tolak Kedatangan Pimpinan FPI di NTB

Massa Aliansi Kebangsaan Demo, Tolak Kedatangan Pimpinan FPI di NTB

LOMBOK - Rencana kedatangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mendapat penolakan. Penolakan disuarakan sejumlah elemen massa yang tergabung dalam Aliansi Kebangsaan.

Aksi penolakan ini diikuti ribuan massa yang dikoordinir Suhaimi bersama dengan Abdul Majid. Massa Aliansi Kebangsaan menggelar aksinya dengan mendatangi Mapolda NTB di jalan Langko dan mengakhiri aksinya di simpang empat jalan Udayana-Airlangga Mataram.

Dalam tuntutannya, Aliansi Kebangsaan meminta kepada Kapolri melalui Kapolda Nusa Tenggara Barat untuk menolak kedatangan Rizieq Shihab di bumi Nusa Tenggara Barat, karena dianggap banyak melakukan provokasi terhadap rakyat.

Selain itu massa juga meminta agar Polri dengan profesionalisme segera menuntaskan kasus-kasus yang dilakukan Rizieq Shihab. Massa juga menyampaikan agar negara segera hadir untuk membubarkan organisasi FPI.

Dalam orasinya juga ditegaskan Korlap Aksi Suhaimi, bahwa Aliansi Kebangsaan bukan menolak kedatangan orang untuk melakukan dakwah, namun yang ditolak adalah Rizieq Shihab. "Kita bukan menolak dakwah dan ulama namun menolak Rizik Shihab," ucapnya.

Penolakan itu juga ditegaskan karena pihak Polda NTB telah menerbitkan ijinnya. Massa menegaskan agar meninjua kembali dan bila perlu ijin dicabut.

Kedatangan ribuan massa Aliansi Kebangsaan itu ke Polda NTB juga dietgaskan, untuk memberikan pernyataan sikap dan tuntutan. "Sudah jelas NTB cinta damai dan adem, dan kita sudah nyaman hidup di NTB," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut massa juga menyerahkan tuntutan kepada pihak perwakilan Kapolda NTB yang sempat menemui massa aksi.

(joko/red)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik