Menu
Jumat, 24 November 2017 | 9:02:29 am

Pererat Silaturahim, Banjar Karang Anyar Adakan Sime Krame

Pererat Silaturahim, Banjar Karang Anyar Adakan Sime Krame

LOBAR - Untuk mempererat tali silaturahim antara warga masyarakat. Pengurus dan masyarakat  Pure  Pemaksan Dharma Bakti Dusun Karang Anyar Desa Jembatan Kembar Kecamatan Lembar mengadakan acara Sime  Krame bertempat di Pura Dharma Pemaksan, pada Minggu 15 Oktober 2017.

Sebagai simbol perwujudan keberagaman maka sebelum acara di mulai digelar tarian Rejang Sakti. Para tamu undangan yang hadir seperti Bupati Lombok Barat  (Lobar ) H. Fauzan Khalid, Kapolres Lobar AKBP I Wayan Djiartana, Kadis Pertanian, Kadis Kominfo, Camat, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat dan Kades nampak terpukau menyaksikan tarian ini.

"Tari Rejang Sakti merupakan tarian tradisional warisan leluhur.  Tarian ini merupakan wujud dan bentuk kepedulian antar sesama. Tarian ini  tanpa iringan musik dan tembangnya syarat berisi ajaran - ajaran Kebajikan," terang Ketua PHDI Lobar Nyoman Sembah dalam sambutannya.

Sementara itu Kapolres Lobar AKBP I Wayan Djiartana  mengatakan, ada tiga hal bentuk hubungan yang bisa di ambil dari penyajian Tari Rejang Sakti dan kegiatan hari ini. Hubungan dengan sang Pencipta, hubungan dengan sesama dan hubungan dengan lingkungan.

Lebih jauh ia menyatakan rasa bangganya selama Satu tahun ia menjabat sebagai Kapolres tidak pernah ada konflik yang berbau sara. "Semua ini tidak lepas dari dukungan semua pihak terutama Bupati," sanjungnya.

Di tempat yang sama Bupati Lobar H. Fauzan Khalid usai memberikan bantuan kepada 5 banjar mengatakan, di tengah isu sara yang menjadi trend topik dan menimbulkan keributan di tempat lain. Masyarakat Lobar mampu menjadi pioner dan contoh Khebinekaan.

"Tarian Rejang Sakti tadi sangat mempesona. Hampir mata saya tidak berkedip. Saya minta tarian ini bisa di tampilkan pada acara Perang Topat mendatang," pungkasnya.

(mn-09/r3)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik