Menu
Jumat, 24 November 2017 | 8:56:00 am

Regulasi PATEN di Lobar Diadopsi Kuningan

Regulasi PATEN di Lobar Diadopsi Kuningan

LOBAR - Berdasarkan Permendagri Nomor 4/2010 tentang Pedoman Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten), dimana di dalamnya berlaku ketentuan diselenggarakan paling lambat lima tahun sejak terbitnya peratruan tersebut.

Terkait Paten ini, Pemkab Kuningan, Jawa Barat (jabar), pada Jumat (3/11/17) kemarin, melakukan kunjungan kerja (kungker) ke Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar). Tujuannya, untuk belajar dan mengadopsi regulasi implementasi Paten ini. Kungker diterima oleh sekda Lobar, HM Taufiq di Ruang Jayengrane kantor Buopati Lobar di Giri Menang-Gerung.

Terkait Paten ini, Pemkab Kuningan, sampai saat ini belum mengimplemenasikan kebijakan tersebut. Padahal Paten merupakan salah satu bentuk political komitmen untuk peningkatan pelayanan masyarakat.


Bupati Kuningan melalui Asisten I Bidang Pemerintahanh dan Kesra, Drs H Maman Hermasyah MSi, mengemukakan pihaknya sudah memerintahkan kepada tim tehnis Paten di jajarannya, agar dapat mempersiapkan penyelenggaraan Paten ini, termasuk dalam pemenuhan syarat-syaratnya, sehingga pada akhir tahun 2017 ini, direncanakan lima kecamatan dari 32 kecamatan di wilayah kabuaten Kuningan, dapat ditetapkan sebagai penyelenggaraan Paten.

“Untuk 27 kecamatan lainnya, dapat menyelenggarakan paten paling lambat akhir tahun 2018,” paparnya.

Dalam rangka pemenuhan target tersebut, Maman memaklumi, tim tehnis dituntut untuk berkoordinasi setiap langkah, termasuk mengadopsi regulasi Paten di Pemkab.Lobar. Oleh karena itu, Maman memandang perlu untuk menghadirkan seluruh camat se Kab.Kuningan berkunjung ke Lobar. Semuanya dalam rangka ikut mengkaji dan mempelajarai bagaimana keamatan di Lobar turut berperan dalam mempersiapkan penyelnggaraan paten.

Terkait dengan maksud dan tujuan kungker, Sekda Lobar HM Taufiq tidak banyak berargumen, namun siap memberikan seluruh reguklasi penyelnggaraan Paten di wilayahnya. Pertemuan ini pun tidak diselingi dengan interaktif, beralasan karena waktu sholat Jumat dan rundown agenda pemkab Kuningan pun cukup padat.

Pada kesempatan itu, sekda memerintahkan kepada Kepala bagian (Kabag) Pemerintahan agar menyiapkan segala kebutuhan regulasi Paten yang dibutuhkan Kab.Kuningan. “Silahkan Kabag Pemerintahan menyiapkan segala kebutuhan menyangkut regulasi paten ini,” pinta Taufiq yang kemudian diiyakan oleh kabag Pemerintahan Hamka SSos. Pertemuan dilanjutkan dengan jamuan makan siang serta sholat Jumat di Masjid Patut Patuh Patju.

(mn-09/r3)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik