Menu
Jumat, 24 November 2017 | 8:56:48 am

Sudarnoto : Negara ini Butuh Tokoh yang Didengar Seperti Maulana Syaikh

Sudarnoto : Negara ini Butuh Tokoh yang Didengar Seperti Maulana Syaikh

MATARAM - Ketua Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Nasional (TP2GN) Pusat, Dr Sudarnoto Abdul Hakim menyatakan Maulana Syaikh sebagai sosok kebanggaan dan menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat NTB, terutama para pemuda.

Menurut Sudarnoto, Maulana Syaikh merupakan tokoh yang didengar serta memiliki komitmen kuat bagi kemajuan bangsa dan negara. Sehingga, negara ini butuh sosok yang didengar seperti Maulana Syaikh. Bahkan bagi masyarakat, Maulana Syaikh merupakan figur yang sangat istimewa.

Sudarnoto yang juga dosen di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut menyatakan hal itu dalam testimoninya pada acara Tasyakuran Hari Pahlawan 2017 sekaligus doa syukur atas Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden RI, Joko Widodo Kepada putra terbaik NTB, TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid atau Maulana Syaikh, di Pendopo Gubernur NTB, Jum'at (10/11/2017) malam.


Ia mengaku bangga dapat menjadi bagian dari tim peneliti gelar Pahlawan Nasional untuk Maulana Syaikh. Karena, selama menjalankan tugas tersebut, ia mendapat banyak ilmu dari membaca dan meneliti tentang karya karya anak bangsa yang menggambarkan sosok Maulana Syaikh. Melalui karya-karya ilmiah tersebut, ia memiliki wawasan dan pemahaman yang utuh tentang ketokohan Maulana Syaikh.

"Sungguh Maulana Syaikh bukanlah ulama biasa, tapi sosok yang multitalenta," ungkapnya, seraya menegaskan bahwa penetapan Maulana Syaikh sebagai Pahlawan Nasional merupakan sebuah penghargaan yang layak atas kiprah Maulana Syaikh selama hidupnya. Dan tidak ada intervensi dari siapapun, termasuk presiden, para menteri atau bahkan gubernur.

"Ada yang bertanya tentang proses ini, setelah diceritakan baru mengerti, bahwa proses mulai dari awal adalah proses panjang yang berliku dan bisa dipertanggungjawabkan", tegasnya.

(mn-07/r3)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik