Menu
Rabu, 13 Desember 2017 | 11:21:33 am

Riadi, Nahkodai Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Wilayah NTB

Riadi, Nahkodai Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Wilayah NTB

MATARAM- Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) NTB menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke III, di Hotel Lombok Raya, Sabtu (18/11/2017).

Musda IJTI NTB ketiga tersebut dirangkai dengan seminar terkait perkembangan konvergensi media media televisi di Nusa Tenggara Barat serta kode  jurnalistik yang diisi oleh sejumlah narasumber pusat dan daerah yg kompeten di bidangnya.

Kegiatan ini dibuka dn dihadiri lgsg oleh Wakil Gubernur NTB H Muh Amin dan pengurus Dewan Pers serta KPI pusat. perwakilan IJTI Pusat.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur NTB H Muh Amin mengatakan, Musda ke III IJTI NTB ini diharapkan bisa memperkuat kepengurusan dan personal dari IJTI itu sendiri. Disamping itu, IJTI juga diharapkan bisa terus memberikan kontribusi dalam mendorong pertumbuhan pembangunan di NTB dalam berbagai bidang. “Ekonomi, social. Politik, dan keamanan masyarakat luas,” ujarnya.


Amin mengatakan, IJTI diharapkan bisa selalu menyajikan pemberitaan yang memiliki unsur edukasi dan menghibur bagi masyarakat. IJTI juga dituntut untuk selalu menyajikan informasi yang aktual dan sesuai fakta di lapangan.

Dalam kegiatan Musda tersebut juga diagendakan pemilihan ketua IJTI NTB yang baru periode 2017-2020. Riadis Sulhi koresponden media SCTV  terpilih aklamasi dengan melalui mekanisme demokratis pemungutan suara dengan suara terbanyak sebanyak 29 Suara. Disusul Azizam dari TVRI sebanyak 11 suara dan Sri Handayani dari TVRI sebanyak 4 suara. Hal ini otomatis menghantarkan Riadis Sulhi sebagai ketua baru IJTI NTB periode 2017-2020.

Sebagai ketua terpilih, pria yang akrab disapa Riadi tersebut mengaku berterimakasih atas kesabaran para anggota IJTI menjalankan prosesi demokratis tersebut. IJTI NTB sejak awal sudah berjalan dengan baik. Mulai dari dibawah pimpinan H Samiarto Inews TV hingga Herman Zuhdi TVOne. “Tinggal dibenahi,” aku mantan sekretaris IJTI NTB periode 2014-2017 itu.

Ia menuturkan, IJTI NTB perlu pembenahan terkait kesolidan, khususnya solid internal kepengurusan dan anggota. Semua anggota IJTI NTB perlu menjalani peningkatan kapasitas. Dengan begitu seluruh kader bisa berdaya dan bersaing dalam dunia media yang kontemporer saat ini.

Para kader IJTI NTB kedepannya akan dipersiapkan untuk menjadi insan yang profesional. Terutama dalam ketaatan pada kode etik jurnalistik dan tidak terbelenggu dengan konsep media jaman dulu. Kedepannya IJTI NTB memerlukan konsep yang jelas, bermartabat, berintegritas, dan memiliki kapasitas yang layak.

“IJTI NTB bisa jadi wadah untuk semua, tidak terpilah-pilah oleh apapun,” pungkasnya.

Setelah terpilih Riadi berencana akan segera melakukan konsolidasi. Terutama konsolidasi di dalam tubuh IJTI NTB sendiri. Dirinya akan mengadakan pertemuan secara menyeluruh melibatkan seluruh unsur media televisi di NTB baik lokal, nasional maupun online (streaming) guna merumuskan bagaimana membangun IJTI NTB selama tiga tahun kedepan yang akan dikonsep sebagai wadah bersama untuk kemajuan dunia pertelevisian di NTB.

“Menuju visi dan misi kedepan bersama, tanpa ada pembedaan apapun,” tandasnya. Selain Musda ke III, IJTI NTB juga menggelar Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) pada Minggu dan Senin (19/11/2017)  di lokasi yang sama.

(mn-09/r3)

^ KEMBALI KE ATAS