Menu
Rabu, 13 Desember 2017 | 11:26:37 am

Husni : Piala dan Uang Pembinaan Bagi Para Juara Lomba Hadrah

Husni : Piala dan Uang Pembinaan Bagi Para Juara Lomba Hadrah

MATARAM - Salah satu bagian dari kegiatan Munas dan Konbes NU yaitu pasar rakyat dan lomba hadrah serta pentas seni religi akan berakhir pada Jumat (24/11/2017) besok.

Khusus untuk kegiatan lomba hadrah sendiri bagi group yang menyabet juara utama akan mendapatkan piala dari Walikota Mataram.

Seperti yang disampaikan koordinator kegiatan, M.Husni Abidin, bahwa kegiatan yang dimulai pada Selasa (21/11/2017) malam akan ditutup langsung oleh Ketua PW NU NTB dan pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah.


Menurutnya khusus lomba hadrah bagi group pemenang lomba tidak hanya akan mendapatkan piala namun juga pihak panitia menyiapkan uang pembinaan.

"Mulai dari juara umum hingga juara harapan tiga kita sudah siapkan piala hingga uang pembinaan," ucapnya ketika ditemui dilokasi acara di Lapangan Pagutan, Mataram, Kamis (23/11/2017) malam.

Namun ketika ditanya berapa jumlah uang pembinaan, pria berkaca mata tersebut tidak mau menyebutkan jumlahnya namun yang jelas ungkapnya, panitia sudah menyiapkannya.

Sementara itu Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh, dalam sambutannya ketika membuka pasar rakyat dan lomba hadrah dan pentas seni religi merasa bersyukur karena Kota Mataram selalu dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan nasional.

Penyelenggaraan kegiatan-kegiatan tersebut, menurutnya telah memberikan citra yang baik dan membawa manfaat bagi masyarakat Kota Mataram.

Karenanya, ketika menjadi tuan rumah untuk pelbagai kegiatan itu, pihaknya selalu mengusung tekad meraih Tri Sukses. Sukses penyelenggaraan, sukses pencitraan dan sukses ekonomi. Berkat kegiatan-kegiatan itu pula, Kota Mataram berhasil mencatatkan kemajuan yang menggembirakan. Salah satunya, adalah dengan kenaikan PAD yang jauh melampaui daerah-daerah lain di NTB.

Saat ini, sebut Ahyar, PAD Kota Mataram berada di angka Rp 350 miliar. Angka ini menurutnya adalah yang tertinggi diantara kabupaten/kota di NTB. “Dan (sumber) pendapatan yang besar itu dari pariwisata, jasa perdagangan, perhotelan. Itu semua karena tamu-tamu kita senang datang ke Kota Mataram,” tegasnya.

Dikatakannya bahwa keseriusan Kota Mataram yang dipimpinnya untuk menjamu tak kurang dari 1.500 tamu, khususnya dari kalangan Nahdliyin, selama rangkaian kegiatannya di Mataram.

Demi melayani peserta Munas Alim Ulama dan Konbes NU ini, Ahyar menegaskan bahwa Pemkot Mataram telah menyiapkan anggaran tak kurang dari Rp 2 miliar. Meski berkorban anggaran yang cukup besar, namun Ahyar menegaskan hal itu tak sebanding dengan keberkahan dan manfaat ekonomis yang dirasakan semua pihak atas kegiatan ini.

Ahyar meyakini, kehadiran para alim ulama di Mataram tentu akan membawa keberkahan. “Bayangkan, besok yang akan datang ini tidak kurang dari 1.500 orang yang akan datang. Ini suatu keberkahan yang besar karena alim ulama itu akan berkumpul di Mataram,” ujarnya.

(mn-05/r3)

^ KEMBALI KE ATAS