Menu
Kamis, 16 Agustus 2018 | 5:27:26 pm

Chaerul Anwar, Kepala Dinas Baru Dukcapil Kota Mataram

Chaerul Anwar, Kepala Dinas Baru Dukcapil Kota Mataram

MATARAM – Gerbong mutasi di lingkup Pemerintah Kota Mataram mulai bergerak lagi. Kamis (7/12/2017), Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh didampingi Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram melantik salah satu pejabat Eselon II Chaerul Anwar dihadapan segenap jajaran pimpinan OPD Camat dan Lurah se-Kota Mataram di Ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram.

Chaerul Anwar yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Satuan (Kasat) Pol PP Kota Mataram dilantik sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram menggantikan Kepala Dinas sebelumnya, H. Ridwan, yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu ditengah masa jabatannya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Chaerul Anwar untuk menempati posisi kosong yang telah ditinggalkan pejabat sebelumnya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang dikeluarkan di Jakarta pada tanggal 16 November 2017.

Dalam Surat Keputusan tersebut sekaligus menyatakan pemberhentian dengan hormat pejabat sebelumnya sejak yang bersangkutan meninggal dunia. Berbeda dengan pengangkatan pejabat-pejabat daerah pada umumnya, pengangkatan dan pemberhentian jajaran pejabat daerah di lingkup Pemerintah Kota Mataram kali ini memerlukan persetujuan Mendagri.

Hal tersebut menurut Ahyar dikarenakan dirinya selaku Kepala Daerah akan maju untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat dalam waktu dekat.


Berdasarkan peraturan KPU dikatakan Wali Kota, telah disebutkan bagi Kepala Daerah yang akan maju untuk mencalonkan diri tidak diperkenankan mengganti jajaran pejabatnya tanpa ijin dari Menteri Dalam Negeri. Demikian pula dengan pelantikan selanjutnya yang direncanakan akan digelar pada bulan Desember 2017 mendatang untuk mengisi beberapa kekosongan karena pensiun dan juga pergeseran beberapa orang pejabat eselon yang mungkin pula terjadi, harus melalui proses serupa.

“Apa yang kita lakukan ini merupakan satu kewajiban konstitusional untuk mengisi jabatan yang kosong dan harus segera diisi sesuai proses-proses yang telah ditentukan. Diajukan ke Mendagri dan telah mendapat persetujuan,” ucapnya.

Bagi pejabat Eselon II yang baru dilantik dan juga telah menandatangani Pakta Integritas, Wali Kota berpesan agar segera dapat menyesuaikan diri untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Mataram sesuai tugas dan fungsinya, agar pelayanan terkait urusan kependudukan dan pencatatan sipil bagi masyarakat Kota Mataram tidak terganggu dan dapat terus berjalan sebagaimana mestinya. Juga untuk melanjutkan kepemimpinan pejabat sebelumnya dan pelayanan publik di Dinas Dukcapil Kota Mataram yang bahkan telah mendapat pengakuan dan penghargaan dari pusat masuk dalam kategori sangat baik.

“Pelayanan disana yang sudah bagus dilanjutkan, dilaksanakan, bahkan sebisa mungkin ditingkatkan,” tutupnya.

(r3)

^ KEMBALI KE ATAS