Menu
Rabu, 17 Januari 2018 | 9:14:42 am

KPU NTB Teken Perjanjain Bersama, Upaya Sukseskan Pilkada dan Pemilu

KPU NTB Teken Perjanjain Bersama, Upaya Sukseskan Pilkada dan Pemilu

MATARAM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB mengajak semua pihak untuk ikut serta dan terlibat langsung dalam mensukseskan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018 dan pemilihan umum (pemilu) 2019 mendatang.

KPU sebagai penyelenggara pemilu mengambil langka dengan bersama pemangku kepentingan tanda tangan perjanjian kerjasama dalam rangka pilkada tahun 2018 dan pemilu tahun 2019.

Tanda tangan perjanjian kerjasama KPU NTB dengan para pemangku kepentimgan yang ada di NTB tersebut tidak lain adalah bagaimana agar suksesnya pemilukada dan pemilihan umum.

Para pemangku kepentingan yang diajak untuk ikut serta tersebut mulai dari TNI, Polri, Kemenag, Kanwilkumham, hingga Dinas Pencatatan Sipil.


Ketua KPU NTB Lalu Aksar Ansori mengatakan bahwa penandatanganan perjanjian kerjasama yang saat ini dilakukan sebagai bentuk untuk mengajak semua pihak untuk mensukseskan jalannya pesta demokrasi.

"Kami mengajak semua pihak ikut mensukseskan dan ikut menjadi bagian pelaksanaan pilkda 2018 dan pemilu 2019," ucapnya saat ditemui disela acara penandatanganan perjanjian kerjasama, Jumat (22/12/2017).

Menurutnya ambil bagian dari masing masing pemangku kepentingan dalam kontek diantaramya pemutahiran data pemilih karena data pemilih ini tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah tapi ada beberapa pihak yang punya kepentingan dengan data pemilih termasuk TNI Polri karena ada warga sipil dilingkupnya.

"Harapan kami baik sukses pilkada maupun sukses pemutahiran data yang berkelanjutan," terangnya.

Sementara itu Danrem 162/WB Kolonel Farid Ma'ruf MA menegaskan komitmennya untuk mengamankan jalannya pemilukada dan pemilihan umum. "Kami dari TNI dan Polri siap amankan pilkada dan pemilihan umum," tegasnya.

Karena itulah pihaknya tetap menjaga netralitas dan bahkan juga mewanti wamti agar anggota TNI khususnya untuk tetap netral karena jika ada maka akan diambil tindakan tegas.

"Kalau ada anggota kami yang tidak netral silahkan lapor, pasti akan ditindak tegas," ujarnya dengan tegas.

Bahkan Farid juga dengan tegas memberikan dukungan kepada KPU untuk melakukan pemutahiran data pemilih.

"Kami berharap dalam pemilu tidak ada konflik dan netralitas penyelenggara pemilu tetap dijaga, penyelenggara pemilu melaksanakan pemilu dengan sebaik baiknya," pungkasnya.

(mn-07/r3)

^ KEMBALI KE ATAS