Menu
Rabu, 17 Januari 2018 | 4:39:12 am

Panen Bersama Poktan Bolo, Desember ini Panen Padi di Kabupaten Bima Capai 2.300 Ha

Kegiatan panen bersama Poktan Bolo Utama Desa Bolo Kecamatan Madapangga, dihadiri Kadis Pertanian Kabupaten Bima, Kepala BPTP Balitbangtan NTB, Kabid Peyuluhan, Kasi Produksi, Kasi Perbenihan, Camat Madapangga, Danramil Bolo, Babinsa, UPT Dinas Pertanian Kecamatan Madapangga, Kepala BPP Madapangga, Penyuluh se Madapangga, serta ketua dan anggota Poktan desa Bolo, Kamis (21/12/2017). Kegiatan panen bersama Poktan Bolo Utama Desa Bolo Kecamatan Madapangga, dihadiri Kadis Pertanian Kabupaten Bima, Kepala BPTP Balitbangtan NTB, Kabid Peyuluhan, Kasi Produksi, Kasi Perbenihan, Camat Madapangga, Danramil Bolo, Babinsa, UPT Dinas Pertanian Kecamatan Madapangga, Kepala BPP Madapangga, Penyuluh se Madapangga, serta ketua dan anggota Poktan desa Bolo, Kamis (21/12/2017).

BIMA - Musim panen Desember 2017 ini, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah melakukan panen padi mencapai 2.300 Hektare.

Kabid Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima, Mansyur menjelaskan pada musim panen Desember ini, melakukan panen bersama di Poktan Bolo Utama Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, seluas 400 Hektare, yang tersebar di Desa Bolo, Rade, Ncandi dan Dena.

"Total luas panen, sudah mencapai 2.300 Hektare," kata Kabid Tanaman Pangan, Mansyur, pada Jumat (22/12/2017).


Kegiatan panen bersama di Poktan Bolo Utama Desa Bolo Kecamatan Madapangga, pada Kamis (21/12/2017), disebutkan Masnyur, dihadiri Kadis Pertanian Kabupaten Bima, Kepala BPTP Balitbangtan NTB, Kabid Peyuluhan, Kasi Produksi, Kasi Perbenihan, Camat Madapangga, Danramil Bolo, Babinsa, UPT Dinas Pertanian Kecamatan Madapangga, Kepala BPP Madapangga, Penyuluh se Madapangga, serta ketua dan anggota Poktan desa Bolo.

Dalam kegiatan panen bersama pada musim panen Desember ini, dijelaskan Mansyur, varietas padi yang dipanen antara lain varietas Cigeulis, Inpari 32, Mekongga, Inpari 30, dan Ciliwung. "Produktivitas yang dicapai 6,6 t/ha-7,4 t/ha," uajrnya.

Diungkapkan Masnyur, penerapan teknologi budidaya padi khususnya di Kabupaten Bima sudah baik. Sistem tanam jarwo 2:1 dan 4:1 telah diterapkan oleh sebagian besar petani.

"Ini merupakan wujud nyata bahwa stok beras Kabupaten Bima selama bulan Desember dalam kondisi tercukupi. Bulan Januari panen padi akan terus berlanjut," tandasnya.



(r3)

^ KEMBALI KE ATAS