Menu
Rabu, 17 Januari 2018 | 8:56:06 am

Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Akan Diawasi Ketat Panwaslu

Acara bimbingan teknis tata cara laporan dan penanganan pelanggaran pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTB 2018, di Mataram,  Selasa (26/12/2017) pagi. Acara bimbingan teknis tata cara laporan dan penanganan pelanggaran pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTB 2018, di Mataram, Selasa (26/12/2017) pagi.

MATARAM - Pemutakhiran data pemilih yang akan dilaksanakan pada awal tahun 2018 mendatang sebagai tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) NTB 2018 mendatang akan mendapat pengawasan ketat dari pihak pengawas pemilu.

Pengawasan tersebut ditujukan agar daftar pemilih tidak terjadi kesalahan pendataan, jangan sampai masyarakat yang memilih hak pilih tidak terdaftar dalam data pemilih dan begitu sebaliknya masyarakat yang tidak memiliki hak pilih namun terdaftar.

Menurut Ketua Panwaslu Kota Mararam, Drs Ruslan, bahwa pengawasan terkait dengan Pilgub NTB sudah dimulai, karena tahapannya sudah dimulai. "Tahapan sudah dimulai dan nanti pada Januari ada pemutakhiran data pemilih karena itu perlu dilakukan peningkatan pengawasan," ucapnya didampimgi oleh Koordinator Sekretaris Panwaslu Kota Mataram, Baiq Baktiyanti, disela sela acara bimbingan teknis tata cara laporan dan penanganan pelanggaran pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTB 2018, Selasa (26/12/2017) pagi.

Karena itu pada kesempatan tersebut, Ruslan mewanti-wanti dan mengingatkan para panwascam se Kota Mataram agar betul-betul dalam melakukan pengawasan saat dilakukannya pemutakhiran data pemilih. Agar jangan sampai nantinya masyarakat yang belum dan tidak memenuhi syarat sebagai pemilih namun terdaftar didalam data pemilih.

Dimana untuk usia wajib pilih itu sudah berumur 17 tahun atau sudah menikah, untuk pemilih pada Pilgub NTB yang akan dilaksanakan pada Juni 2018 mendatang, maka minimal pada bulan Desember 2017 ini, pemilih tersebut sudah berumur 16 tahun setengah.

"Terkait dengan umur pemilih harus diperhatikan dengan teliti jangan sampai yang sudah cukup umur namun tidak terdaftar," ujarnya.

Adapun syarat menajdi pemilih, harus tidak sedang menjadi anggota TNI, Polri, tidak sedang gangguan jiwa, tidak sedang dicabut hak pilihnya. Terdaftar dalam DPT, terdaftar dalam DPTB serta memiliki KTP.

Sementara itu bintek diikuti oleh seluruh anggota panwascam se Kota Mataram bersama dua orang staff tehnis di masing-masing panwascam.

(mn-07/r3)

^ KEMBALI KE ATAS