Menu
Rabu, 17 Januari 2018 | 9:05:34 am

2017, Pekerjaan Fisik PU Lobar Tuntas 100 Persen

Kepala Dinas PU Lobar, Ir.Made Arthadana Kepala Dinas PU Lobar, Ir.Made Arthadana

LOBAR - Dinas PU Lombok Barat (Lobar) menyatakan hasil evaluasi pekerjaan PU Lobar di tahun 2017 memuaskan, dengan hasil akhir 100 persen dari total jumlah 310 paket. Dengan donasi keuangan 97 persen, dan masih dalam proses penghitungan.

"Saya sangat mengapresiasi atas kinerja para pimpinan bidang atas kerjasamanya yang cepat, tepat, dan koordinatif secara struktural," kata Kepala Dinas PU Lobar, Ir.Made Arthadana, kepada wartawan usai rapat koordinasi tekhnis yang dihadiri oleh seluruh kepala bidang PU Lobar, Rabu (3/1/2017).

Dipaparkan Kadis Made Arthadana, jika dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya, tanggal 27 akhir tahun masih berkutat menyelesaikan administrasi. Namun tahun 2017 ini tanggal 23 akhir tahun semua sudah kelar termasuk administrasi.

"Terkecuali ada 3 pekerjaan gedung yang berakhir kontraknya pada tanggal 27 Desembet 2017. Itu yang masih dalam proses penghitungan, tetapi besok atau luas sudah selesai," ujarnya.

Lebih lanjut Made Arthadana menjelaskan khususnya dibidang Bina Marga. Ia mengungkapkan mendapatkan bantuan freem, dindi. "Untuk verifikasi terakhir kami memperoleh skor 98,4%, untuk itu kami mendapatkan apresiasi dari Australia maupun tim pusat. Dan Lombok Barat dijadikan rujukan pusat nasional penyelenggaraan jalan daerah pada program 2018-2019," ungkapnya.

Untuk DIPA 2018, dijelaskan Kadis bahwa masih dalam proses pengerjaan yang diyakini tidak akan kurang dari 300 paket, mungkin juga lebih. "Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh pimpinan bidang untuk segera mengambil langkah langkah percepatan dalam persiapannya," imbuhnya.

Ditahun 2018 dari sisi program, pembiayaan sebagai daya dukung pembangunan diwadahi dalam 18 program dan 57 kegiatan. Namun belum dilakukan rekapitulasi secara total, baik yang bersifat penunjukan langsung maupun tender. Untuk alokasi anggaran tahun 2018 per hari Rabu, (3/1/2018) sebesar Rp. 263.619.000.000 lebih, dan ada yang belum disahkan juga.

Sementara belanja tidak langsungnya sejumlah Rp.140.154.000.000 dan belanja tidak langsung lainnya Rp. 249.461.000.000 yang terimplementasi dalam pekerjaan-pekerjaan fisik dilapangan.

Item-item yang dibahas dalam rapat koordinasi tersebut dikatakan Kadis, akan menjadi bagian dari arah tindak lanjut unuk percepatan pelaksanaan pekerjaan tahun 2018.

"Saya memberikan batas waktu hingga selasa mendatang kepada seluruh pimpinan bidang dan 3 UPT untuk mempersiapkan rencana kerja. Karena akan disusun menjadi sebuah dokumen rencana kerja bidang atau sekretariat dinas. Dipertengahan Januari dituntut untuk segera memulai program pekerjaan agar SK yang mendukung sektor pekerjaan bidang harus sudah tuntas, agar pejabat pengadaan barang dan jasa juga siap, agar dilaksanakan sesuai rencana kerja yang telah disusun untu disesuaikan dengan skedul," pungkasnya.

(mn-09/r3)

^ KEMBALI KE ATAS