Menu
Rabu, 17 Januari 2018 | 9:03:20 am

Parfi NTB Akan Gelar Pemilihan Puteri Indonesia Propinsi NTB

Parfi NTB Akan Gelar Pemilihan Puteri Indonesia Propinsi NTB

MATARAM - Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) NTB akan menggelar pemilihan Puteri Indonesia NTB pada 12-14 Februari 2014 di Aruna Hotel Senggigi Lombok Barat.

Ketua Parfi NTB, Lalu Winengan menegaskan gelaran pemilihan Putri Indonesia ini sebagai upaya Parfi NTB untuk mencari figur perempuan potensial yang memiliki talenta dan pengetahuan yang luas sebagai yang dipersyaratkan oleh panitia pemilihan Putri Indonesia Pusat.

"Parfi NTB akan mendorong dan mendukung pemenang Putri Indonesia NTB untuk maju ke ajang tingkat nasional," katanya .

Lebih lanjut Winengan mengatakan bahwa selama ini di NTB sering digelar kontes atau lomba seperti Putri Mandalika, Pemilihan Terune Dedare dan lainnya, tetapi tidak jelas jenjang lanjutannya setelah mengikuti event tersebut.

"Harusnya ada upaya yang berkesinambungan dan terencana dengan baik memanfaatkan setiap prestasi yang ada tersebut," sambungnya.

Selanjutnya Ketua Parfi NTB mengkritik keberadaan pihak-pihak yang selama ini tidak maksimal melakukan pembinaan dan memfasilitasi event-event seperti pemilihan Puteri Indonesia yang bisa dipakai sarana untuk mempromosikan dan mengangkat citra NTB, khususnya dibidang pariwisata.

"Melalui ajang pemilihan Putri Indonesia NTB ini, pihak Parfi NTB akan melakukan pengawalan dan memfasilitasi pemenangnya untuk tampil di ajang pemilihan Putri Indonesia Nasional," ujarnya sembari mengatakan kali ini wakil NTB harus menjadi juara tingkat nasional.

Winengan mengakui ajang pemilihan Puteri Indonesia NTB sudah sering dilakukan setiap tahun tapi ditingkat nasional puteri indonesia wakil NTB sulit bersaing. "Bisa jadi ini karena kurangnya atensi dan dukungan pihak terkait perhelatan tersebut ," tambahnya.

Guna mensukseskan ajang pemilihan Puteri Indonesia NTB ini pihak Parfi NTB akan mengajak Princes NTB, Ibu Erika Zainul Majdi untuk terlibat dan menjadi salah satu dewan juri nantinya. Alasannya karena ibu Erika Zainul Majdi memiliki komitmen dan pemihakan yang jelas terhadap ajang yang bisa meningkatkan SDM dan mengangkat citra NTB.

"Ibu Erika lewat berbagai kegiatan sosial kemasyarakatannya saat ini sudah menjadi ikon NTB sebagai perempuan NTB yang peduli dan inspiratif," puji Winengan sambil menambahkan pihak Parfi NTB akan mengajak Anggota DPD RI dapil NTB Hj Diyah Ganefi sebagai dewan juri.

Lebih jauh Datu Brenge, panggilan akrab Ketua Parfi NTB ini, menegaskan agar nanti pemenang putri indonesia NTB tidak menjadi polemik dan kontroversi, maka persyaratan tambahannya adalah setiap peserta yang tampil harus bisa bahasa daerah asal kelahirannya di NTB.

"Ini penting agar pemenang puteri indonesia NTB benar benar warga NTB yang memiliki prestasi yang mumpuni," tegasnya .

Selain itu Winengan menambahkan, pihak Parfi NTB akan menggandeng IWAPI cabang Lombok Barat pimpinan Ninik Green untuk terlibat dalam Pemilihan Puteri Indonesia NTB.

Senada dengan Parfi NTB, ketua IWAPI Lombok Barat Ninik Green mengatakan pihaknya siap diajak kerjasama menyukseskan ajang konstestasi pemilihan Puteri Indonesia di Aruna Hotel ini. "IWAPI Lombok Barat siap menjadi partner yang baik bagi Parfi NTB," ujar Ninik Green .

Ninik juga menginformasikan untuk lomba puteri indonesia ntb setiap peserta akan dikenakan kontribusi 200 ribu dan setiap peserta nanti diwajibkan membawa baju adat masing masing kabupaten yang menjadi ciri khasnya." Setiap kabupaten kota minimal pesertanya tiga orang puteri dengan batasan usia 18 tahun sampai dengan 25 tahun dan belum menikah," pungkasnya.

(mn-09/r3)

^ KEMBALI KE ATAS