Menu
Rabu, 19 September 2018 | 4:06:28 am

DPRD Loteng Setujui Ranperda Retribusi Jasa Usaha Jadi Perda

DPRD Loteng Setujui Ranperda Retribusi Jasa Usaha Jadi Perda

LOTENG - Panitia khusus (Pansus) 1 DPRD Loteng menyapaikan laporan hasil pembahasan yang dilakukan Pansus itu terhadap rancangan peraturan daerah tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 6 tahun 2011 tentang retribusi jasa usaha.

Juru Bicara (Jubir) Pansus I M Tauhid menyampaikan berdasarkan jadwal kegiatan DPRD Lombok Tengah masa persidangan pertama tahun sidang 2018 yang memberikan waktu kerja pada pansus I selama lima hari mulai dari 5-9 februari untuk melanjutkan pembahasan lanjutan terhadap Ranperda tentang perubahan atas Perda Nomor 6 tahun 2011 tentang Retribusi jasa usaha.

“Adanya dinamika khususnya terkait dengan substansi materi muatan Ranperda yang tertuang dalam pasal 38 Ranperda perubahan atas Perda sebelumnya yang mengatur struktutur dan tarif retrebusi tempat penginapan yang menjelaskan jika tarib retribusi penginapan setara bintang III sebanyak Rp. 1.000.000 dikeritisi oleh beberapa Dewan,” jelasnya memberikan laporan, Senin (12/2/2018).

Sehingga berdasarkan jadwal sidang pertama pada tahun 2018 yang ditetapkan dengan keputusan pimpinan bahwa Pansus I diberikan waktu selama 5 hari kerja untuk melakukan pembahasan lanjutan terhadap Ranperda retribusi penginapan itu.

“Karena sebelumnya beberapa anggota DPRD mengkeritisi karena dipandang bertentangan dengan ketentuan perundang- undangan yang lebih tinggi. Sehingga ketentuan itu dikaji kembali guna mendapatkan penyempurnaan,”jelasnya.

Berdasarkan kajian lebih lanjut terhadap adanya dinamika itu serta mendengarkan pendapat dari Pemda. Sehingga disimpulkan bahwa dalam pasal 38 tentang retribusi jasa usaha itu bukan merupakan substansi baru. Akan tetapi sebenarnya sudah diatur dalam Perda Nomor 6 tahun 2011 bahwasanya tarib retribusi tempat penginapan semula ditetapkan untuk bintang I sebanyak Rp 45.000/Kamar, Hotel melati Rp 200.000.

“Terhadap ketentuan tersebut, Pemda telah mengajukan usulan perubahan bahwa tarip retribusi tempat penginapan dinaikan menjadi Rp.500.000 Sedangkan untuk stara melati dinaikan menjadi Rp.250.000 sehingga atas usulan yang dilakukan oleh Pemda.

Disampaikan juga,Pansus I mencermati ketentuan yang diatur dalam pasal 38 Bahwa pansus memandang perlu menambah satu substansi yang mengatur tarif untuk tempat penginapan stara bintang III. Karena ketentuan itu tidak diatur dalam pasal 38 itu. Sehingga pansus menyepakati bahwa penginapan bintang III itu sebesar Rp. 1.000.000. “Setelah rapat lanjutan kami menyepakati jika jumlahnya Rp750.000 atau lebih murah,”jelasnya.

Tauhid juga menanggapi pendapat para anggota Dewan yang berpandangan bahwa pengaturan tarif retribusi yang diatur dalam pasal 38 ini bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi. Karena menurut Pansus jika hal itu sama sekali tidak bertentangan karena yang diatur adalah tempat penginapan yang disediakan atau dikelola oleh Pemerintah Daerah.

“Pengaturan jenis retribusi ini sudah sesuai dengan norma yang diatur dalam undang- undang nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah.Untuk mempersamakan persepsi kita maka perlu menyegarkan pemahaman kita bersama bahwa pajak dan retrebusi daerah memiliki makna yang berbeda dan sudah diatur dalam perundang- undangan,”Tambahnya.

Ditambahkan Tauhid Pansus sendiri berpendapat bahwa Rancangan Perda tentang perubahan atas Perda nomor 6 tahun 2011 tentang retribusi jasa usaha ini layak untuk ditetapkan menjadi Perda. Bahkan  lapoan Pansus pada  29 Desember 2017 lalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari laporan itu. “Kami meminta Pemda agar lebih intensif dalam mensosialisasikan Perda," jelas Tauhid.

(mn-08)

^ KEMBALI KE ATAS

Jurnal TGB

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
Prev Next

Kolom | Rilis Pers | Opini


MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs media pemberitaan online. Melayani informasi dan berita khususnya mengangkat isu lokal daerah Nusa Tenggara Barat dengan memberdayaan kecepatan serta kedalaman informasi yang dikelola oleh jurnalis-jurnalis lokal yang handal.  Media online ini diperbaharui selama 24 jam dalam sehari, dan secara kreatif dan apik mengkolaborasikan teks, foto, video dan suara. Tim Kreatif Redaksi selalu berupaya menerapkan standar jurnalisme berkualitas dalam setiap liputan Redaksi

Selalu Terhubung :