Menu
Kamis, 16 Agustus 2018 | 5:48:14 pm

Pasca Gempa, Pemerintah Provinsi NTB Bergerak Cepat Tangani Korban

Pasca Gempa, Pemerintah Provinsi NTB Bergerak Cepat Tangani Korban

MATARAM - Pasca Gempa 6,4 SR yang mengguncang Pulau Lombok dan mengakibatkan korban jiwa, luka-luka serta ratusan rumah mengalami kerusakan, Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi atau Tuan Guru Banjang (TGB) mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur NTB.

SK tersebut berisi Penetapan Status Darura Bencana Gempa Bumi Pulau Lombok Provinsi NTB. Yaitu masa tanggap darurat selama 7 hari, dari 29 juli sampai 4 agustus 2018. Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB bergerak cepat.

Melalui Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemprov NTB menetapkan agar digelar rapat rutin pos komando, dilaksanakan setiap hari pada pukul 16.00 wita selama masa tanggap darurat dengan agenda evaluasi dan penugasan.

Selanjutnya, untuK tindak lanjut hasil kunjungan Presiden Joko Widodo, bersama Kepala BNPB Willem Rampangiley, Menteri Sosial, Idrus Marham dan Gubernur NTB TGB beberapa hari lalu, Pempro NTB segera melakukan verifikasi rumah rusak akibat gempa. Yaitu dengan kriteria rusak berat, sedang, dan ringan yang disertai data by name by addres dan gambar teknis dan pendataan korban meninggal, luka berat dan luka ringan. Setelah itu, Pemprov NTB akan segera menyalurkan bantuan tersebut.

“Mekanisme penyerahan bantuan rehabilitasi rumah yaitu korban diberikan bantuan uang melalui BRI dan oleh karena itu korban harus memiliki rekening di BRI, KTP, dan rekomendasi TNI,” jelas kepala BPBD NTB IR. H. Moh. Rum.

Untuk kelancaran realisasi bantuan rumah bagi korban akan dilakukan pendataan secara simultan yaitu setiap hari akan diterbitkan surat keputusan bupati tentang data verifikasi rumah.

(hms-ntb/mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS