Menu
Kamis, 16 Agustus 2018 | 5:31:06 pm

TGB : Kokohkan Wawasan Kebangsaan dan Persaudaraan

TGB diskusi bersama Menko Polhukam Wiranto, disela acara Sub Regional Meeting and Counter Terrorism yang diikuti pejabat setingkat menteri dari Indonesia, Australia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Brunei Darussalam, dan Myanmar, di Ruang Merak Lantai 2 Hotel Golden Palace, di Mataram, NTB, Minggu (5/8/2018). TGB diskusi bersama Menko Polhukam Wiranto, disela acara Sub Regional Meeting and Counter Terrorism yang diikuti pejabat setingkat menteri dari Indonesia, Australia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Brunei Darussalam, dan Myanmar, di Ruang Merak Lantai 2 Hotel Golden Palace, di Mataram, NTB, Minggu (5/8/2018).

MATARAM - Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi menjamu sarapan pagi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly, Kepala Bareskrim Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol. Heru Winarko. Di Ruang Merak Lantai 2 Hotel Golden Palace, Minggu (5/8/2018).

Di sela sarapan pagi itu, Gubernur sempat berdiskusi tentang tantangan keamanan saat ini. Terutama dengan hadirnya teknologi yang begitu pesat. Teknologi menghadirkan tantangan baru terhadap keamanan nasional di saat bersamaan dunia siber yang sangat cepat perkembangannya juga menciptakan kerentanan terhadap ketahanan bangsa penguasaan ilmu dan teknologi yang diperkuat.

Terkait itu, hal yang paling penting untuk terus dihadirkan dalam diri anak bangsa menurut Gubernur yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) itu adalah, mengkokohkan wawasan kebangsaan dan Persaudaraan yang tulus.

TGB juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para tamu, karena telah memilih Lombok sebagai tuan rumah Sub Regional Meeting and Counter Terrorism yang diikuti pejabat setingkat menteri dari Indonesia, Australia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Brunei Darussalam, dan Myanmar.

"Sebuah keputusan yang menebalkan kebanggaan kami karena berbasis kepercayaan bahwa publik NTB memiliki pondasi yang kuat atas penguasaan sains maupun sibernetika yang dibalut kekompakan relasi sosial dalam berbangsa dan bernegara di tengah keberagaman," katanya.

(hms-ntb/mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS