Menu
Selasa, 11 Desember 2018 | 4:53:17 pm

Ketua KPU NTB : FGD Evaluasi Pilkada NTB Sama Pentingnya dengan Tahapan Lainnya

Pembukaan Focus Groop Discussion (FGD) Evaluasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018 yang digelar KPU NTB di Mataram, Kamis (11/10/2018). Pembukaan Focus Groop Discussion (FGD) Evaluasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018 yang digelar KPU NTB di Mataram, Kamis (11/10/2018).

MATARAM - KPU NTB menggelar Focus Groop Discussion (FGD) Evaluasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018. Hal ini diperlukan untuk melihat seperti apa pelaksanaan seluruh proses terhadap pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTB tahun 2018, dan apa saja yang perlu diperbaiki untuk kedepannya.

Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori menyatakan bahwa KPU mengajak semua pihak untuk sama-sama menjadikan tahapan evaluasi sebagai langkah agar pelaksanaan pada selanjutnya lebih baik lagi.

"Tahapan evaluasi ini kami anggap sama petingnya dengan tahapan lainnya," kata AKsar, saat membuka FGD, di Mataram, Kamis (11/10/2018).

Menurut Aksar bahwa tahapan evaluasi ini juga merupakan muara dari tahapan tahapan0tahapan lainnya. Secara aturan dalam PKPU bahwa tahapan evaluasi harus dilaksanakan guna kesempuranaan kedepan. "Maka, karena itu kritik masukan terkait pelaksanaan pilkda diberikan dalam tahapan evaluasi ini," tegssnya.

Diungkapkan Aksar, hasil FGD ini secara internal akan di rumuskan kembali oleh KPU provinsi dan jajaran ditingkat kabupaten kota serta nantinya akan menjadi dokomen hasil pilkada 2018.

Sementara Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB, Lalu Wirajaya Kusuma mengatakan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap Pilkada 2018 lalu, mulai tahapan perencanaan hingga pembiayaan serta fasilitas lainnya. "Dalam proses anggaran kita on skedul disukseskan baik untuk penyelenggara yakni KPU dan Bawaslu," tegasnya.

Dana yang dianggarkan, kata Lalu Wirajaya, berasal dari dana hibah dimana anggaran sebesar Rp167 miliar lebih diberikan ke KPU NTB, Bawaslu Rp41 miliar lebih dan untuk pengamanan dalam hal ini Polda NTB sebesar Rp30 miliar.

"Ini adalah satu bentuk komitmen pemerintah provinsi untuk suskeskan pilkada 2018. Kemudian bahkan dalam masa persiapan pemprov berusaha membantu penyelenggara dalam bentuk sosialisasi di 10 kabupaten kota di NTB," pungkasnya.

Seperti diketahui dalan FGD tersebut mengahadirkan narasumber dari Pemprov NTB, Polda NTB, KPU dan Bawaslu NTB yang dihadiri oleh akademisi, mahasiswa, toga, toma dan penyandang disabelitas.

(mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :