Menu
Rabu, 14 November 2018 | 8:17:32 pm

PGK Hadir di NTB, Membangun Narasi Sejuk Bagi Generasi Milenial

PGK Hadir di NTB, Membangun Narasi Sejuk Bagi Generasi Milenial

MATARAM, MN -- Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) wilayah NTB menggelar kegiatan dialog kebangsaan dengan tema Generasi Milenial dan Pemilu 2019.

Kegiatan yang dilaksanakan atas kerjasama antara PGK NTB dengan Universitas 45 Mataram tersebut dilakukan dalam rangka untuk memberikan narasi-narasi positif terhadap generasi milenial dalam menghadapi pemilu 2019.

Seperti diketahui, generasi mileneal merupakan generasi penerus bangsa, maka generasi milenial harus inovatif, kreatif, dan solutif, serta bijak dalam menggunakan teknologi terutama sosial media.

Dalam menyongsong pemilu 2019, generasi milenial harus mengenal jati diri bangsa, karena bangsa ini lahir dengan rahmat Allah Yang Maha Kuasa, dan didorong oleh keinginan luhur.

Terkait hal tersebut, Kapolda NTB Irjen Pol Achmat Juri mengingatkan kepada semua pihak termasuk generasi milenial, tujuan bangsa untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah bangsa, ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum.

"Harus kita pegang tujuan bangsa ini agar kita tidak terombang ambing oleh pihak lain," ujar Kapolda NTB, saat menjadi Keynote Speaker dalam acara yang digelar di Universitas 45 Mataram, Senin (30/10/2018).

Karena itu, kata Kapolda, generasi milenial yang identik dengan media sosial harus dibekali dengan jati diri bangsa, orientasi bangsa serta tujuan berbangsa agar jangan muda terombang ambing.

Pada kesempatan itu, Jendral Bintang Dua ini juga mengajak generasi milenial untuk ikut sukseskan pemilu 2019 dengan mengenal jati diri bangsa dan sejarah bangsa, dengan menjadikan pesta demokrasi yang cerdas dan jadilah pemilih yang bertanggungjawab dengan tidak golput, serta hapus stigma bahwa generasi muda abai dan melupakan bangsa lalu tentunya generasi milenial harus kereatif, inovatif serta solutif.

Sementara itu Dewan Penasehat Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) NTB, Karman mengatakan sesuai dengan tema yang diangkat dalam dialog kebangsaan ini, "Generasi Milenial dan Pemilu 2019" yaitu bagaimana membangun narasi untuk persatuan dan kesatuan.

"Ini sudah masuk dalam tahapan pemilu, kita sama-sama tau bahwa situasi pembelahan itu ada, terutama di sosmed, maka kita ingin membangun narasi-narasi yang sejuk yang dihadirkan lewat Perkumpulan Generasi Kebangsaan," ucap Karman yang juga ketua Religi NTB.

Bahkan mantan ketua umum GPII tersebut mengingatkan pada peserta dialog yang berasal dari kalangan generasi milenial tersebut, bahwa apapun pilihan dalam pemilu namun harus tetap menjaga dan merawat perdamaian, kesatuan dan persatuan dengan menolak hoaks dan provokasi serta bijak dalam menggunakan sosmed agar bagaimana pemilu tetap berjalan aman damai tentram.

"Untuk damainya pemilu adalah merupakan atas partisipasi kita semua dan bukan hanya oleh pihak keamanan saja," pungkasnya.

Dalam dialog tersebut juga menghadirkan sebagai narasumber yaitu Ketua Bawaslu NTB Khuailid, Ketua KNPI NTB Hamdan Kasyim, dan Chrisman Damanik. ----(mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :