Menu
Rabu, 14 November 2018 | 8:23:25 pm

NTB Darurat Narkoba, Gubernur Zul Dukung Upaya BNN Sadarkan Masyarakat

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah didampingi istri Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, menerima silaturrahim Plt. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB, Tasripin, bersama Kepala BNN Kota Mataram Nur Rachmat,  di Pendopo Gubernur, di Mataram, Kamis (1/11/2018). Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah didampingi istri Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, menerima silaturrahim Plt. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB, Tasripin, bersama Kepala BNN Kota Mataram Nur Rachmat, di Pendopo Gubernur, di Mataram, Kamis (1/11/2018).

MATARAM, MN -- Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyatakan akan mendukung segala upaya BNN dalam rangka menyadarkan masyarakat akan bahaya narkoba, agar masyarakat sadar bahwa NTB itu darurat Narkoba.

"Saat ini Narkoba merupakan persoalan paling besar di NTB, karena peredarannya telah menyentuh lapisan paling bawah di masyarakat NTB," ungkap Gubernur Zul, saat menerima silaturrahim Plt. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB, Tasripin, bersama Kepala BNN Kota Mataram Nur Rachmat, di Pendopo Gubernur, di Mataram, Kamis (1/11/2018).

Gubernur Zul mengungkapkan dalam beberapa kunjungannya di daerah yan dipimpinnya, masyarakat banyak menyampaikan terkait narkoba. "Artinya peredarannya telah sampai di pelosok-pelosok daerah kita, bahkan pemakainya dari orang terkaya sampai termiskin", ungkapnya.

Sebagai Kepala Daerah, Gubernur Zul sangat memberikan perhatian khusus terkait masalah peredaran dan penggunaan Narkoba di NTB. Bahkan saat ini Gubernur telah memberikan tugas khusus kepada Tim Penyelaras Program Pemerintah, untuk membuat formulasi terkait penanganan masalah peredaran Narkoba di NTB.

Plt. Kepala BNN Provinsi NTB, Tasripin menerangkan, tujuan kunjungannya selain untuk bersilaturrahim, juga untuk membahas persoalan Narkoba yang selama ini terjadi di NTB.

Menurutnya, Narkoba merupakan persoalan barang, yakni bagaimana cara kita memperkecil barang ini masuk ke NTB. Marwah BNN adalah memutus jaringan penyebaran Narkoba serta mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan Narkoba kepada masyarakat.

Lebih lanjut ia menambahkan, usia muda atau usia remaja, anak-anak memiliki rasa keingintahuan yang tinggi. Ia berharap, "jangan sampai Narkoba menjadi lifestyle anak muda kita", tambahnya.

Untuk itu, peran orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM dan unsur-unsur terkait lainnya sangat penting dalam memerangi peredaran barang haram tersebut di kalangan generasi NTB.

Untuk mencegah, BNN NTB telah menerapkan beberapa cara penanaganan antara lain, pencegahan secara terus menerus tentang bahaya narkoba dengan cara membentuk Desa Bersinar, dan membentuk Relawan Anti Narkoba di NTB. ---(hs-ntb/mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :