Menu
Senin, 17 Desember 2018 | 5:49:19 am

Pathul Harap Kekompakan Pemkab Bersama DPRD Loteng Terus Terjalin

Wabup Loteng HL.Pathul Bahri, saat menghadiri Musrenbang dalam rangka Penyusunan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lombok Tengah tahun 2016-2021. Guna memperoleh masukan yang substantif dan holistik, yang digelar di salah satu hotel di Jalan By Pass BIL, Lombok Tengah, Senin (26/11/2018). Wabup Loteng HL.Pathul Bahri, saat menghadiri Musrenbang dalam rangka Penyusunan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lombok Tengah tahun 2016-2021. Guna memperoleh masukan yang substantif dan holistik, yang digelar di salah satu hotel di Jalan By Pass BIL, Lombok Tengah, Senin (26/11/2018).

MN, LOTENG -- Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah, H.L. Pathul Bahri SIP, berharap Pemkab bersama DPRD terus mengawal proses pembangunan sehingga berjalan baik dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Wabup Pathul saat menghadiri Musrenbang dalam rangka Penyusunan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lombok Tengah tahun 2016-2021. Guna memperoleh masukan yang substantif dan holistik, yang digelar di salah satu hotel di Jalan By Pass BIL, Lombok Tengah, Senin (26/11/2018).

Musrenbang diikuti hampir 150 peserta yang terdiri dari berbagai unsur dan steakholder kabupaten dan provinsi. Wabup Pathul, menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu guna menunjang keberlangsungan pembangunan di Gumi Tastura khususnya kepada DPRD Lombok Tengah.

Menurut Pathul, Musrenbang ini bisa menjadi salah satu pijakan menentukan arah pembangunan Lombok Tengah 2016-2021 mendatang.

Menyinggung dampak bencana gempa, kata Pathul, sedikit tidak sempat melumpuhkan kegiatan masyarakat dan Satuan Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM) Lombok Tengah. Salah satunya menghambat masyarakat mencari pundi-pundi rupiah dalam aktivitas ekonomi masing-masing bidang. "Berkaca dari kejadian ini justru Lombok Tengah bisa mengambil hikmah," ujarnya.

Wabup berharap dengan semangat "Lombok Bangkit dan Bangun Kembali" pasca gempa, ternyata pihak pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) bermusyawarah dengan Pemkab Loteng untuk kembali menargetkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp 10 Miliar dalam setahun dengan 10 ribu pendaki ke Gunung Rinjani melalui Desa Aik Berik.

Sebab kita tahu, ungkap Pathul, sekarang ini Senaru sudah tutup sementara, sehingga kebijakan pemerintah pusat kini bergeser pendakian melalui Lombok Tengah.

"Dari laporan yang kami terima saat ini bahkan sudah banyak rumah penduduk mulai jadi penginapan di sekitaran jalur pendakian. Inilah yang saya maksud pergeseran rezeki itu,” kata Pathul.

Sementara itu, Seketaris Bappeda Loteng, L. Mujiharta menyampaikan Musrenbang akan digunakan sebagai masukan perubahan RPJMD. Dimana, sebelumnya telah dilaksankaan tahapan penyusunan musrenbang melalui sejumlah kegiatan dengan Kementerian dan stekeholder terkait lainnya.

"Semoga musrenbang ini bisa mempertemukan aspirasi masyarakat dengan usulan program pembangunan SKPM Loteng," tandasnya. --(mn-08)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :