Menu
RSS

3 Guru Berdedikasi dan Inovatif Terima Anugerah Pendidikan

3 Guru Berdedikasi dan Inovatif Terima Anugerah Pendidikan

LOMBOK BARAT - Usai membacakan amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Bupati Fauzan memberikan penghargaan Anugerah Pendidikan kepada 3 orang guru. Anugerah pertama diberikan kepada Hakim Usman, S.Pd, M.Pd, dengan katagori guru berdedikasi dan inovatif.

Hakim Usman merupakan guru dari SDN 1 Beleka. Dulunya ia pernah mengabdi di daerah terpencil Kecamatan Sekotong selam 9 tahun. Selain itu ia juga menjadi guru sukarela di madrasah selama 7 tahun. Hakim Usman memiliki sejumlah karya tulis ilmiah dan tulisan sederhana dalam bentuk penelitian tindakan kelas (PTK). Ia juga menguasai iptek dengan baik, memiliki CD pembelajaran, dan menjadi instruktur pusat belajar guru sanggar selama 5 tahun. Hebatnya lagi ia pernah menjadi juara 2 lomba guru berprestasi tingkat Kabupaten Lombok Barat tahun 2016.

Anugerah selanjutnya diberikan kepada Muliadi, salah seorang tukang kebun di SMPN 4 Lembar. Muliadi masuk katagori orang tua peduli pendidikan. Meskipun ia berpenghasilan di bawah Rp 100 ribu per bulan namun ia berhasil menyekolahkan anaknya hingga menjadi sarjana. Muliadi sendiri dulunnya ikut berpartisipasi aktif dalam pendirian SMPN 4 Lembar dan kini ia menjadi tenaga sukarela tanpa SK di sekolah tersebut.

Anugerah berikutnya diberikan kepada Masykur, S.Pd salah seorang tokoh seni dan budaya asal Kecamatan Batu Layar. Ia diberikan anugerah pendidikan karena kiprahnya di dunia seni tari. Ia melatih dan mengajar tari dari tingkat TK hingga perguruan tinggi. Sekolah-sekolah yang diajarinya tidak hanya di Lombok Barat, namun hingga ke seluruh pulau Lombok. Karena kegigihannya ini tak kurang dari 20 penghargaan seni telah diberikan untuknya, baik dari tingkat kabupaten hingga nasional. Masykur jugalah yang menciptakan tari ngerakat dan tari bait aiq yang dipentaskan di hadapan Bupati saat arak-arakan Festival Pesona Lombok Barat di Gerung beberapa waktu lalu.

(asep/red)

^ KEMBALI KE ATAS