Menu
Jumat, 24 November 2017 | 9:01:38 am

Menristekdikti Resmikan Kampus UNIQHBA Bagu Lombok Tengah

Penyerahan SK UNIQHBA Bagu oleh Menristekdik RI H. Mohamad Nasir kepada pembina dan pengasuh Ponpes Qamarul Huda Bagu TGH. LM. Turmudzi Badarudin, di Bagu Pringgarata Lombok Tengah, pada Rabu 18 Oktober 2017 Penyerahan SK UNIQHBA Bagu oleh Menristekdik RI H. Mohamad Nasir kepada pembina dan pengasuh Ponpes Qamarul Huda Bagu TGH. LM. Turmudzi Badarudin, di Bagu Pringgarata Lombok Tengah, pada Rabu 18 Oktober 2017

LOTENG - Surat Keputusan (SK) pendirian Universitas Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA) Bagu secara simbolis diserahkan langsung oleh Menristekdikti RI Prof. Dr. H. Mohamad Nasir kepada Pembina dan Pengasuh Ponpes Qamaru Huda Bagu TGH LM Turmudzi Badaruddin.

Penyerhan SK tersebut ditandai dengan kuliah perdana dan penandatanganan prasasti oleh Menristekdikti H. Mohamad Nasir di Kampus UNIQHBA di Bagu Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah (Loteng) pada Rabu 18 Oktober 2017. Disaksikan oleh Kopertis Wilayah VIII Bali dan Nusra Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawe, Ketua Yayasan Ponpes Qamarul Huda Bagu Drs HL. Azhari, M.PdI, Ketua STIKES Qamarul Huda Dr. HL. Menap SKP M.Kes, Ketua STKIP Qamarul Huda dan seluruh jajaran lainnya.

"Syukur Alhamdulillah atas kehadiran Bapak Menristekdikti RI H. Mohamad Nasir yang juga secara langsung menyerahkan atau memberikan SK pendirian UNIQHBA Bagu kepada kami. Tidak ada kata lain yang kita ucapkan selain Syukur Alhamdulillah dengan kita menyebut rasa syukur ini maka Allah SWT akan menyempurnakan apa yang kita niatkan dan cita-citakan," ucap TGH LM Turmudzi Badarudin atau yang lebih dikenal Tuan Guru Bagu, pada acara penyerahan SK tersebut, sembari mengajak semua yang hadir, sejenak membaca Shalawat Nariyah secara bersama-sama agar niat dan harapkan di ridhoi Allah SWT.

Menristekdikti RI H. Mohamad Nasir berharap dengan berdirinya UNIQHBA Bagu Lombok Tengah, akan semakin maju dan berkembang dalam dunia pendidikan tinggi. M Nasir juga berharap UNIQHBA Bagu menjadi perguruan tinggi yang berkualitas baik.


Dijelaskan Menristekdikti, di Indonesia jumlah pendidikan tinggi menyentuh angka 4.529. Tidak tanggung-tanggung jumlahnya banyak sekali, termasuk pendidikan tinggi yang ada di Kemenag RI. Dengan jumlah pendidikan tinggi yang cukup besar itu, Menristekdikti tentu terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi semakin baik.

Pasalnya menurutnya, jika dibandingkan jumlah perguruan tinggi di Indonesia yang memeiliki jumlah penduduk 257 juta jiwa lebih dengan di China yang jumlah penduduknya yang lebih besar sebanyak 1,4 miliyar jiwa lebih. Jumlah pendidikan tinggi di China yang penduduknya 6 kali lipat lebih banyak dari Indonesia memiliki perguruan tinggi separuhnya dari Indonesia yaitu sebanyak 2.824. Sedangkan perguruan tinggi yang masuk di tingkat dunia di China itu sudah puluhan. Di Indonesia hanya tiga perguruan tinggi diantaranya UI, ITB dan UGM.

"Tentu yang utama adalah penguatan perguruan tinggi. Tidak bisa kita mengembangkan dan riset perguruan tinggi kalau kelembagaannya kurang baik. Maka kami harus dorong hal ini untuk melakukan merger atau penggabungan," ujar Menristekdikti, seraya mengatakan budaya dalam perguruan tinggi akan terus didorong agar lebih baik, seperti UNIQHBA akan dibantu untuk penguatan kelembagaan agar menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Lebih jauh Menristekdikti mengatakan kedepan orang tidak akan bertanya tentang ijazah namun akan bertanya apa kompetensi yang dimiliki. Sehingga kompetensinya harus dikuatkan melalui sertifikasi yang dikelurkan oleh lembaga profesi.

"Kalau sudah mendapatkan sertifikasi profesi maka sudah layak untuk mendapatkan pekerjaan. Maka para mahasiswa dan dosen harus memiliki sertifikasi profesi. Maka para mahasiswa dan dosen harus memiliki sertifikasi profesi. Oleh karena itu tidak hanya para mahasiswa saja untuk kita dorong meningkatkan kualitasnya akan tetapi para dosen juga kita dorong," tandasnya.

Sebagai informasi, UNIQHBA Bagu sudah memiliki 14 Program Study diantaranya Keperawatan Program Sarjana, Profesi Ners Program Profesi, Farmasi Program Diploma Tiga, Kebidanan Program Diploma Tiga, Perekam Medik dan Iformasi Kesehatan Program Diploma Tiga, Pendidikan Bahasa Inggris Program Sarjana, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Program Sarjana, Pendidikan Ekonomi Koperasi Program Sarjana, Pendidikan Matematika Program Sarjana, Teknik Sipil Program Sarjana, Biologi Program Sarjana, Farmasi Program Sarjana, Ilmu Komputer Program Sarjana, dan Teknologi Informasi Program Sarjana.


Menristekdikti RI, H. Mohamad Nasir, menandatangani prasasti berdirinya UNIQHBA Bagu Lombok Tengah

(mn-05/r3)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik