Menu
Senin, 17 Desember 2018 | 8:06:39 pm

Dikbud Lobar Siapkan Anggaran Rp2 M untuk Penyelenggaraan UNBK

Dikbud Lobar Siapkan Anggaran Rp2 M untuk Penyelenggaraan UNBK

LOBAR - Jelang Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada April 2018 mendatang, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) menyiapkan anggaran Rp2 Miliar dari APBD. Sebanyak 38 sekolah enyelenggara UNBK tingkat SMP mendatang, akan dibantu perangkat kebutuhan server dan jenset.

Kepala Dikbud Drs M Hendrayadi mengatakan, guna menyelenggarakan UNBK 2018 ini, pihaknya telah menyiapkan anggaran Rp2 M bersumber dari APBD. Anggaran tersebut, secara umum diperuntukan pembelian unit server dan jenset serta untuk kebutuhan lainnya.

Untuk Lobar sendiri, terdapat 40 jumlah sekolah yang ada di tingkat SMP, namun terdapat 38 diantaranya sekolah yang siap mengikuti UNBK.

"Kami hanya bisa mengakomodasi bantuan hanya beberapa unit server dan Jenzet, masalah komputer nanti kita suruh berkoordinasi dengan Komite," ujar Hendrayadi di Lobar, Jumat (2/2/2018).

Melihat peningkatan penyelenggara UNBK 2018 ini kata Hendra, terjadi sangat signifikan sekitar 90 persen. Jika dibandingkan dengan tahun 2017 lalu, penyelenggara UNBK hanya empat sekolah saja, sedangkan tahun 2018 ini sebanyak 38 sekolah.

Menurutnya, kepada sekolah yang belum siap mengikuti UNBK, pihaknya  belum bisa diakomodir, mengingat penyelenggaraan UNBK, membutuhkan biaya yang besar, apalagi menyangkut anggaran Dinas masih terbatas.

"Satu sekolah saja siswanya banyak, itu sebabnya kami belum bisa membantu untuk itu, apa lagi menyangkut anggaran," ungkapannya.

Pada sekolah pelaksana UNBK nanti akan dibantu 2 server atau 3 server setiap sekolah, tergantung berapa totalitas peserta UNBKnya. Selain itu, dalam menanggulangi terputusnya akses listrik dari PLN, Dikbud pun akan menyediakan jenset.

"Yang disediakan server sama jenset, tergantung dari jumlah kebutuhan, jika memang server yang mendesak, tinggal nanti kita sesuaikan dari kesiapan anggarannya saja," ucapnya.

Hendra mengaku, setiap dalam pelaksanaan UNBK itu kan semuanya Of Line, sedangkan yang On Line itu terjadi pada saat pengambilan soal.Begitu soalnya masuk pada komputer itu Of Line, karena kalau dia On Line kan bisa dijawab dari luar nanti.

Mengenai sekolah swasta yang ada di Lobar, masih belum ada satu sekolahpun yang ikut UNBK, karena sejauh ini menyangkut informasi dan komunikatif yang tidak ada. Meski tahun lalu ada sekolah swasta yang pernah ikut bergabung di sekolah lain. Jika sekarang tidak bisa menyiapkan diri untuk UNBK, harapan kita adalah sebisa mungkin untuk dapat menyiapkan diri untuk UNBK.

"Silahkan saja  bergabung dengan sekolah lain atau SMP terdekat, intinya untuk latihan saja, karena pada prinsipnya semua bisa teratasi takala ada komunikasi," tegasnya.

(mn-09/r3)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :