Menu
Selasa, 20 November 2018 | 2:24:52 pm

Wali Mahasiswa Terima Tantagan Pihak Unram, Tempuh Jalur Hukum

Taufik Hidayat, Koordinator Wali Mahasiswa 24 Juli, saat mendatangi kantor Rektorat Unram Taufik Hidayat, Koordinator Wali Mahasiswa 24 Juli, saat mendatangi kantor Rektorat Unram

MATARAM - Kisruh pengumuman hasil seleksi jalur mandiri di Universitas Mataram (Unram) kini berbuntut panjang, karena kasus tersebut akan dibawa keranah hukum. Hingga saat ini tuntutan para wali mahasiswa, meminta agar pihak Unram mengembalikan atau mengesahkan pengumuman yang diumumkan pada 24 Juli kemaren tidak menemui titik temu.

Meski para wali mahasiswa terus menggendor kantor Rektorat Unram. Namun bukannya mendapat jawaban yang dianggap bisa memenuhi tuntutannya , melainkan pihak Unram meminta agar para wali mahasiswa untuk menempuh jalur hukum jika tidak menyetujui solusi yang diberikan.

Menurut koordinator wali mahasiswa 24 Juli, Taufik Hidayat, pihak wali mahasiswa akan melakukan perlawanan hukum atas apa yang selama ini terjadi.

"Kami tidak akan mundur selangkahpun dalam perjuangan ini, terhadap tantangan yang diberikan kepada wali mahasiswa," ucapnya didampingi oleh puluhan wali mahasiswa, di Mataram, Senin (30/7/2018) malam. Dimana langkah hukum akan dilakukan dalam waktu dua atau tiga hari kedepan, karena saat ini sedang mengumpulkan bukti-bukti.

Laporan yang akan dilayangkan oleh puluhan wali mahasiswa yang anak anaknya menjadi korban dari pengumuman kelulusan seleksi jalur mandiri lewat online khususnya di fakultas kedokteran akan membawa dan melaporkan kasus tersebut ke Polda NTB atau ke Bareskrim Mabes Polri.

Wali mahasiswa juga akan membawa kasus tersebut ke ranah hukum karena setelah mendapat jawaban dari pihak Unram lewat Wakil Rektorat Unram.

"Lewat Wakil Rektor 3, kami diminta untuk menempuh jalur hukum jika tidak puas dengan solusi yang diberikan oleh Unram," ujarnya.

Pernyataan WR 3 Unram M.Nasir disampaikan ketika bertemu dengan para wali mahasiswa yang sedang melakukam aksi damai di depan Rektorat Unram.

Sementara itu salah satu wali mahasiswa atas nama Hj Latifa mengatakan bahwa saat wali mahasiswa datang ke Unram tanpa melapor kemanapun.

"Hari pertama Unram tidak berikan negosiasi apapun dan mempersilahkan kita menempuh jalur hukum walaupun setelah ombudsman datang mereka menawarkan negosiasi," tegasnya.

Bahkan wali mahasiswa sendiri tetap akan melakukan aksi unjukrasa di depan Rektorat Unram walaupun upaya hukum ditempuh.

(mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :