Menu
Selasa, 21 November 2017 | 5:56:46 am

Mahasiswa UIN Mataram Tolak Radikalisme dan Ormas Anti Pamcasila dan NKRI

Mahasiswa UIN Mataram Tolak Radikalisme dan Ormas Anti Pamcasila dan NKRI

MATARAM - Aksi penolakan terhadap fahan radikal dan ormas yang anti terhadap Pancasila dan NKRI disuarakan Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram.

Dalam aksi yang dikoordinir oleh M Fadil ini, mengajak seluruh elemen yang ada untuk menolak faham-faham radikal dan ormas yang anti Pancasila dan NKRI serta mengingatkan bahwa faham-faham radikal tidak boleh hidup diatas bumi Indonesia, selain itu juga bahwa Pancasila dan NKRI adalah harga mati.

"Tidak ada yang boleh mendirikan negara diatas negara, Pancasila dan NKRI adalah harga mati, itu sudah sangat jelas," ucap korlap saat menyampaikan orasinya, di lingkungan Kampus UIN Mataram di Jalan Pendidikan Mataram, NTB, Senin (8/5/2017).

Menurutnya saat ini ada organisasi-organisasi yang memiliki faham yang menyimpang dari Pancasila, padahal diketahui Indonesia ini diperjuangkan oleh semua elemen anak bangsa.

"Indonesia dibangun oleh pejuang tidak mengatasnamakan satu agama," ujarnya. Jadi jika ada organisasi yang menolak Pancasila maka harus pergi dari bumi Nusantara ini, karena di Indonesia hidup dengan keberagaman.

Karena itu, para mahasiswa mengajak semua elemen yang ada didalam Kampus UIN Mataram untuk bersama-sama melakukan penolakan sebagai simbol penolakan dilakukan dengan cara deklarasi dan membubuhkan tanda tangan diatas kain.

Apa yang dilakukan para mahasiswa tersebut ternyata mendapat sambutan positif dari kalangan universitas karena pejabat dilingkup UIN juga ikut dalam deklarasi dan membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk bagian dalam penolakan terhadap faham radikal dan ormas anti Pancasila dan NKRI.

Dari pantauan di lokasi aksi beberapa pejabat yang ikut mendukung aksi para mahasiswa tersebut dengan membubuhkan tanda tangan yaitu Wakil Rektor I dan Wakil Rektor III.

Ditemui pada kesempatan tersebut Wakil Rektor UIN Mataram DR Subhan H Abdullah Acin mengatakan bahwa pihak kampus memberikan apresiasi atas apa yang dilakukan oleh para mahasiswa yang menyuarakan penolakan terhadap faham radikal dan ormas anti pancasila dan NKRI.

Menurutnya tidak boleh ada yang merongrong Pancasila dan NKRI, karena itu jika dikemudian hari ada ditemukan baik dosen, karyawan dan mahasiswa yang ikut dalam faham radikal dan ormas anti Pancasila dan NKRI maka pihak kampus akan memberikan teguran baik secara lisan maupun tulisan.

Adapun isi deklarasi mahasiswa UIN Mataram sebagai berikut;

DEKLARASI MAHASISWA UIN MATARAM ANTI RADIKALISME DAN MENOLAK ORMAS DAN PAHAM ANTI PANCASILA DAN NKRI

1. Kami Mahasiswa UIN Mataram selalu setia pada Pancaslla, BhIneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.

2. Kami Mahasiswa UIN Mataram siap melawan segala bentuk kekerasan dan gerakan yang menggangu NKRI.

3. Kami mahasiswa UIN Mararam menolak segala bentuk kekerasan, gerakan anti Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

4. Kami Mahasiswa UIN Mataram siap mendukung Pemerintah dalam hal Inl TNI dan POLRI dalam mengawal NKRI.

5. Kami Mahasiswa UIN Mataram selalu taat dan setia atas perintah ulama' dan umara'.

6. Kami Mahasiswa UIN Mataram menolak segala bentuk gerakan Radikalisme, anti Pancasila dan NKRI dalam bentuk apapun dipenjuru Nusantara, karena bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

7. Kami Mahasiwa UIN Mataram siap meningkatkan kewaspadaan terhadap upaya pembentukan dan penyebaran paham radikal ormas anti Pancasila dan NKRI di lingkungan pendidikan.

8. Kami Mahasiswa UIN Mataram berkomitmen untuk menjaga kedamaian dan pro terhadap Pancasila dan Bhineka Tinggal Ika.

9. Kami Mahasiswa UIN Mataram siap bekerjasama serta mendukung perintah, TNI dan Polri dalam menanggulangi gerakan radikalisme yang anti Pancasila dan NKRI diseluruh bumi Nusantara.

(jo/red)

^ KEMBALI KE ATAS